Poin Penting:
- TASPEN menyelesaikan 99,97 persen pembayaran klaim maksimal satu hari kerja (H+1) setelah dokumen peserta dinyatakan lengkap hingga Mei 2026.
- Sebanyak 81 persen pengajuan klaim pada Januari–Mei 2026 dilakukan melalui kanal digital, sementara 3,2 juta peserta pensiun telah menggunakan autentikasi Andal by Taspen.
- Komisi VI DPR RI mengapresiasi transformasi digital dan perbaikan tata kelola yang dilakukan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan kepada peserta.
Jakarta – PT TASPEN (Persero) terus mempercepat layanan klaim melalui transformasi digital. Hingga Mei 2026, sebanyak 99,97 persen pembayaran klaim berhasil diselesaikan maksimal satu hari kerja (H+1) setelah dokumen peserta dinyatakan lengkap.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kecepatan, kepastian, dan kemudahan layanan bagi seluruh peserta.
Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI. Percepatan layanan didukung pengembangan kanal digital dan penyederhanaan proses bisnis.
Baca juga: Bank BJB dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Manfaat Pensiun
Corporate Secretary PT TASPEN, Henra, mengatakan percepatan penyelesaian klaim merupakan bagian dari transformasi layanan yang terus dijalankan perusahaan.
“TASPEN terus melakukan transformasi layanan dengan mengedepankan kemudahan akses, kecepatan, serta kepastian pelayanan bagi seluruh peserta,” kata Henra dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 Juli 2026.
TASPEN Perkuat Layanan Digital untuk Percepat Klaim
Henra menjelaskan transformasi tersebut memperkuat peran TASPEN sebagai penyelenggara jaminan sosial yang berfokus pada peningkatan kualitas layanan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Salah satu inovasi yang dikembangkan ialah TASPEN One Hour Online Services (TOOS).
Melalui TOOS, pembayaran klaim dapat diselesaikan paling lama satu hari kerja setelah seluruh persyaratan peserta dinyatakan lengkap.
Inovasi ini menjadi bagian dari percepatan layanan berbasis digital yang terus diperluas.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, sebanyak 260.026 pengajuan klaim atau sekitar 81 persen dari total pengajuan dilakukan melalui kanal digital.
Angka tersebut menunjukkan semakin tingginya pemanfaatan layanan daring oleh peserta.
Autentikasi Digital Jangkau 3,2 Juta Peserta
Selain layanan klaim, TASPEN juga mengembangkan autentikasi digital melalui aplikasi Andal by Taspen.
Hingga Mei 2026, sebanyak 3,2 juta peserta pensiun atau 99,12 persen dari total peserta pensiun telah melakukan autentikasi melalui aplikasi tersebut.
Layanan digital itu didukung integrasi data dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta 46 mitra bayar TASPEN di seluruh Indonesia.
Baca juga: Legislator Minta Investasi Obligasi Rp1,8 Triliun Taspen Diawasi Ketat, Ini Alasannya
DPR Apresiasi Transformasi dan Tata Kelola
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid mengapresiasi transformasi layanan yang dilakukan perusahaan.
Menurutnya, langkah tersebut turut memperkuat tata kelola sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta.
“Komisi VI DPR RI mengapresiasi upaya PT TASPEN (Persero) dalam menjaga keberlangsungan penyelenggaraan program jaminan sosial bagi peserta, meningkatkan kualitas pelayanan melalui transformasi digital, serta melakukan berbagai langkah perbaikan tata kelola perusahaan di tengah dinamika ekonomi dan tantangan industri jasa keuangan,” ujar Nurdin.
Transformasi layanan juga tecermin dari tingkat kepuasan peserta. Pada 2025, indeks kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index/CSI) mencapai 98,7 dengan kategori “Sangat Puas”, sekaligus melanjutkan tren peningkatan selama empat tahun berturut-turut.
Ke depan, TASPEN menyatakan akan terus memperkuat transformasi layanan dan tata kelola perusahaan.
Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta sekaligus mendukung percepatan digitalisasi pelayanan publik. (*)
Editor: Yulian Saputra


