Poin Penting
- Danantara akan membahas rencana setoran Rp120 triliun dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
- Bentuk kontribusi kepada negara, termasuk kemungkinan dividen, masih belum dipastikan.
- Sebelumnya, Purbaya menyebut Danantara sempat keberatan dengan rencana setoran tersebut.
Jakarta – Rencana setoran Rp120 triliun dari Danantara ke negara akan dibahas Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Rosan mengatakan pembahasan dengan Kementerian Keuangan akan dilakukan pada pekan ini. Namun, ia belum memastikan bentuk kontribusi yang akan disetorkan Danantara kepada negara.
“Nanti kita akan bicara semua lah ya. Tapi ini kan baru, nanti kita akan bicara dengan Kementerian Keuangan dengan Pak Menkeu pada minggu ini saya kira,” ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Antara, Senin, 14 September 2026.
Baca juga: Purbaya Diganti Suahasil: Soal Fiskal atau Dividen Danantara?
Rencana setoran tersebut sebelumnya disampaikan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menyebut sebagian keuntungan Danantara akan disetorkan untuk penerimaan APBN 2026.
Nilai kontribusi yang disebut Purbaya mencapai sekitar Rp120 triliun. Dana tersebut direncanakan masuk ke pos Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Lainnya.
“Sekitar Rp120 triliun untuk tahun ini. Itu yang diputuskan oleh Presiden (Prabowo Subianto),” kata Purbaya kepada wartawan di kantornya, Jumat (28/8/2026).
Rencana tersebut menjadi sorotan karena menyangkut kontribusi keuntungan Danantara kepada negara. Besaran setoran juga lebih tinggi dibandingkan dividen BUMN sebelum pengelolaan dialihkan.
Skema Setoran Danantara Masih Jadi Tanda Tanya
Sebelum pengelolaan dialihkan ke Danantara, dividen perusahaan BUMN masuk ke pos PNBP Kekayaan Negara Dipisahkan (KND). Perubahan tersebut terjadi setelah amandemen BUMN pada tahun lalu.
Purbaya menyebut setoran dividen BUMN sebelumnya sekitar Rp90 triliun setiap tahun. Ia menilai kenaikan menjadi Rp120 triliun akan menambah penerimaan negara.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya cuma dapat Rp90 triliun dari dividen. Kalau jadi Rp120 triliun kan bagus, meningkat. Malah pemerintah nggak rugi, pendapatan malah nambah. Saya harap ke depan untungnya lebih besar lagi,” ujar Purbaya.
Baca juga: Suahasil Apresiasi Purbaya, Sebut Warisan Kerjanya Akan Dilanjutkan
Namun, bentuk kontribusi tersebut belum dipastikan. Purbaya menyebut dana berasal dari keuntungan Danantara, tetapi belum memastikan apakah diberikan sebagai dividen.
“Dari keuntungan. Mungkin (dividen), saya nggak tahu nanti, yang janji kan Pak Rosan ke bapak presiden. Saya terima aja, kan enak,” tutup Purbaya.
Persoalan skema inilah yang kini akan dibahas Rosan bersama Suahasil. Pembicaraan tersebut akan dilakukan dengan Kementerian Keuangan pada pekan ini.
Danantara Sempat Disebut Keberatan
Sebelumnya, Purbaya mengungkap adanya keberatan dari Danantara terkait rencana setoran Rp120 triliun. Pihak Danantara bahkan disebut mengaku belum mengetahui adanya rencana tersebut.
“Ah dia katanya bilang, saya (Danantara) nggak tahu. Tapi itu perintah Presiden. Danantaranya yang janji ke Presiden,” sebut Purbaya dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis, (3/9/2026).
Meski ada keberatan, Purbaya memastikan kontribusi tersebut tetap akan masuk ke kas negara. Dana itu ditargetkan menjadi tambahan buffer fiskal pemerintah pada tahun ini.
“Kita masih punya sumber-sumber lain yang kita bisa manfaatkan sebagai sumber pemasukan baru. Salah satu yang agak kelihatan dari jauh, kelihatannya Danantara tuh, kita akan masukin ke PNBP situ. Walaupun mereka masih protes, tapi perintah Bapak Presiden, sebagian keuntungan Danantara dijadikan cadangan anggaran pemerintah,” jelas Purbaya.
Baca juga: Pemerintah Minta Danantara Setor Rp120 Triliun, Pengamat Soroti Soal Tata Kelola
Kini, pembahasan Rosan dan Suahasil menjadi langkah penting untuk memperjelas rencana tersebut. Danantara akan membahas skema setoran keuntungan dan kontribusinya kepada kas negara.
Dengan pembahasan itu, arah setoran Rp120 triliun mulai memasuki tahap berikutnya. Hasil koordinasi Rosan dan Suahasil akan menentukan bentuk kontribusi Danantara kepada negara. (*)
Editor: Yulian Saputra


