Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup melemah 0,20% ke level 7.544 setelah sempat menguat.
- Mayoritas sektor menguat, dipimpin sektor transportasi dan keuangan.
- Bursa Asia mayoritas melemah, menekan pergerakan IHSG.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu (22/4), kembali ditutup melemah ke level 7.544,36 atau turun 0,20 persen, setelah sempat menguat ke posisi 7.578,05.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 26,58 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,67 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp9,25 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 253 saham terkoreksi, 402 saham menguat dan sebanyak 163 saham tidak berubah.
Baca juga: IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.529, Pasar Tunggu RDG BI dan Sentimen MSCI
Meski demikian, mayoritas sektor terpantau bergerak menguat. Sektor transportasi memimpin dengan kenaikan 3,98 persen, diikuti sektor keuangan 0,99 persen, sektor industrial 0,79 persen, dan sektor properti 0,21 persen.
Selain itu, sektor siklikal naik 0,17 persen, sektor non-siklikal menguat 0,15 persen, sektor infrastruktur meningkat 0,06 persen, dan sektor bahan baku naik 0,01 persen.
Di sisi lain, beberapa sektor mengalami pelemahan, antara lain sektor energi turun 0,60 persen, sektor teknologi merosot 0,26 persen, dan sektor kesehatan melemah 0,08 persen.
Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat, Ini Katalis Penggeraknya
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,16 persen dan Hang Seng Index merosot 1,46 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,18 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra








