Jakarta–PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mencatatkan peningkatan pencapaian kinerja sepanjang Semester satu tahun 2017 dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut karena adanya peningkatan jumlah penyaluran pembiayaan KPR, pendapatan, serta program sekuritisasi.
Tercatat pada pendapatan semester satu tahun ini, SMF telah mencapai angka Rp575 miliar atau naik 23,94 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp464 miliar. Hal tersebut didorong oleh penyaluran pinjaman yang lebih tinggi dari target.
“Tercatat pada pendapatan semester satu tahun 2017 SMF telah mencapai angka Rp575 miliar dan didorong oleh penyaluran pinjaman yang jauh lebih tinggi dari target yang sudah mencapai Rp4,20 triliun dari target semester satu hanya Rp2,3 triliun,” jelas Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo di kantor SMF, Jakarta, Jumat, 14 Juli 2017.
Terkait kinerja pembiayaan, Direktur Utama SMF, ia mengatakan, bahwa di tahun 2017 ini minat berbagai instiusi penyalur KPR untuk memperoleh pendanaan semakin meningkat. (Bersambung ke halaman berikutnya)
“SMF telah membuka peluang untuk bersinergi dengan berbagai institusi demi mendukung program kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Hal tersebut merupakan realisasi dari komitmen SMF di rencana kerja tahun 2017 dalam memperluas target penyaluran pinjaman baik kepada BPD maupun Perusahaan Pembiayaan,” jelasnya
Untuk pembiayaan sendiri, SMF telah bekerja sama dengan 1 Bank Umum, 6 Bank Syariah, 11 BPD dan 3 Perusahaan Pembiayaan.
Tercatat sepanjang semester satu, SMF telah berhasil menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR sebesar Rp4,25 triliun atau 74,56 persen dari target tahun 2017. Sehingga secara kumulatif total akumulasi dana yang dialirkan dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan dari tahun 2006 sampai dengan 30 Juni 2017 mencapai sebesar Rp32,64 triliun, yang terdiri dari pembiayaan sebesar Rp24,49 triliun, dan sekuritisasi sebesar Rp8,15 triliun.
Angka tersebut meningkat 33,56 persen dari posisi 30 Juni 2016 sebesar Rp24,44 triliun. Dana yang telah dialirkan tersebut telah membiayai 672.109 debitur. Dalam sekuritisasi sendiri sampai hingga Semester I-2017 SMF sendiri telah memfasilitasi 11 kali transaksi sekuritisasi dengan total penerbitan mencapai Rp8.155 triliun. (*)
Editor: Paulus Yoga




