Poin Penting
- Kredit Bank Saqu tumbuh 37,4 persen secara tahunan menjadi Rp8,6 triliun pada semester I 2026.
- Pertumbuhan kredit ditopang segmen Bank Saqu Bisnis dan Digital, sementara DPK mencapai Rp8,9 triliun.
- Bank Saqu terus memperluas solusi digital dan pembiayaan bagi masyarakat produktif, solopreneur, dan pelaku usaha.
Jakarta – Bank Saqu mencatat pertumbuhan kredit hingga semester I 2026 tumbuh 37,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp8,6 triliun. Penyaluran kredit tersebut ditopang oleh segmen Bank Saqu Bisnis dan Digital.
Sejalan dengan hal tersebut, Bsank Saqu juga berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp8,9 triliun pada pertengahan 2026.
Plt. Presiden Direktur Bank Saqu, Leka Madiadipoera mengatakan, pertumbuhan ini sebagai wujud kepercayaan masyarakat akan solusi keuangan yang praktis, relevan, dan mampu mendukung berbagai tujuan finansial, baik untuk kebutuhan pribadi maupun pengembangan usaha.
“Kepercayaan tersebut menjadi fondasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah bagi nasabah,” ujar Leka dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu, 25 Juli 2026.
Baca juga: Bank Saqu Perkuat Engagement Komunitas Lewat Footgolf Fun Match
Leka menyampaikan, sebagai layanan perbankan yang hadir untuk masyarakat produktif, Bank Saqu terus menghadirkan berbagai solusi digital yang membantu nasabah mengelola keuangan dengan lebih mudah, fleksibel, dan sesuai kebutuhan mereka. Dengan bebas biaya administrasi bulanan dan transfer menjadi salah satu manfaat yang terus dimanfaatkan oleh jutaan nasabah Bank Saqu dalam aktivitas finansial sehari-hari.
Selain itu, berbagai fitur menabung dan pengelolaan keuangan juga menjadi pilihan nasabah untuk mencapai tujuan finansial mereka. Melalui berbagai pilihan Saku, termasuk Saku Nabung dan Saku Transaksi, Deposito Reguler, serta fitur Tabungmatic yang membantu menabung secara otomatis, nasabah dapat membangun kebiasaan finansial yang lebih terencana dan konsisten.
Dorong Ekspansi Bisnis
Bagi korporasi dan solopreneur yang siap melakukan ekspansi bisnis, Bank Saqu Bisnis menghadirkan berbagai solusi yang mendukung kebutuhan operasional. Melalui layanan Internet Banking, nasabah dapat mengelola transaksi perbankan secara lebih mudah dan fleksibel.
Selain itu, layanan Kredit Modal Kerja yang dapat mendukung kebutuhan operasional usaha, Kredit Investasi untuk membantu pengembangan dan pembelian aset produktif, serta Kredit Kendaraan Bermotor yang dapat mendukung mobilitas dan pertumbuhan usaha nasabah.
Baca juga: Momentum Hari Kartini, Bank Saqu Tegaskan Peran Perempuan di Ekonomi Kreatif
“Pertumbuhan kredit yang sehat didorong oleh meningkatnya kebutuhan pembiayaan dari pelaku usaha dan masyarakat produktif. Kami terus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus menjaga kualitas pertumbuhan bisnis melalui penerapan prinsip kehati-hatian yang kuat,” tambah Leka.
Bidik Peluang Solopreneur dan Entrepreneur
Leka menyebut, Bank Saqu melihat peluang yang semakin besar bagi solopreneur dan entrepreneur Indonesia untuk terus berkembang di tengah transformasi ekonomi dan digitalisasi yang berlangsung pesat.
“Oleh karena itu, Bank Saqu akan terus memperluas akses terhadap solusi finansial yang dapat membantu nasabah mengelola keuangan, memperkuat bisnis, dan mempersiapkan langkah pertumbuhan berikutnya,” tukasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra


