Poin Penting
- Destry Damayanti resmi dilantik sebagai Gubernur BI periode 2026-2031, menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada Juli 2026
- Pelantikan dilakukan di Mahkamah Agung setelah Destry mengucapkan sumpah jabatan berdasarkan Keputusan Presiden No. 92/P/2026
- Destry memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi dan keuangan, mulai dari Bank Mandiri, Mandiri Sekuritas, LPS, hingga menjabat Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019.
Jakarta – Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI) secara resmi melantik Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031, menggantikan Perry Warijyo yang mengundurkan diri sejak 26 Juli 2026.
Pelantikan dimulai pukul 15.30 WIB di Gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta, Rabu, 2 September 2026. Ketua MA Sunarto menyampaikan, berdasarkan surat Keputusan Presiden RI No 92/P/2026 pada tanggal 1 September 2026, di mana Destry Damayanti telah diangkat sebagai Gubernur Bank Indonesia.
“Sebelum memangku jabatan Gubenur Bank Indonesia, saudari wajib mengucapkan sumpah jabatan. Bersediakah saudari Destry Damayanti mengucapkan sumpah jabatan menurut agama saudari?” tanya Sunarto.
Destry menjawab dengan pasti, “Bersedia”.
Di hadapan Ketua MA, Destry mengucapkan sumpah jabatan. Setelah pengucapan sumpah jabatan selesai, keduanya menandatangani berita acara.
Baca juga: Analis: Visi Destry Damayanti Perkuat Arah Kebijakan BI Makin Pro-Growth
Profil Destry Damayanti
Destry Damayanti menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak Agustus 2019. Ia kemudian kembali dipercaya menduduki posisi tersebut untuk periode 2024-2029.
Perempuan kelahiran Jakarta pada 1963 itu merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Ia kemudian meraih gelar Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, Amerika Serikat.
Pengalamannya di sektor ekonomi dan keuangan telah berlangsung lebih dari dua dekade. Destry dikenal memiliki pengalaman di bidang kebijakan makroekonomi, pasar keuangan, dan perbankan.
Sebelum bergabung dengan BI, Destry berkarier di sejumlah institusi pemerintah dan swasta. Ia mengawali karier sebagai senior economic adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000-2003.
Setelah itu, ia menjadi peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006. Pada periode yang sama, Destry juga membangun karier di sektor keuangan.
Destry pernah menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri sepanjang 2011-2015.
Baca juga: Destry Damayanti Pimpin BI, Bos OJK: Makin Banyak Perempuan Pegang Posisi Penting
Pengalaman lainnya diperoleh saat memimpin Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014-2015. Setelah itu, ia menjabat sebagai anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015-2019.
Selama berada di LPS, Destry terlibat dalam penguatan stabilitas sistem keuangan dan pengembangan kebijakan penjaminan simpanan.
Kariernya di BI dimulai setelah diangkat sebagai deputi gubernur senior melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019.
Setelah menyelesaikan masa jabatan pertama, ia kembali dipercaya mengemban posisi yang sama hingga 2029. (*)
Editor: Galih Pratama


