Bidik Investor Ritel
Sementara itu, Direktur Keuangan RMK Energy, Edwin Tedjasukmana, mengatakan harga saham yang lebih terjangkau diharapkan dapat menarik lebih banyak investor ritel untuk berinvestasi di saham RMKE.
Menurutnya, semakin luas basis investor akan memberikan dampak positif terhadap likuiditas perdagangan sekaligus memperkuat struktur kepemilikan saham Perseroan.
“Rencana pemecahan nilai nominal saham ini dirancang untuk membuat harga saham RMKE menjadi lebih terjangkau bagi investor ritel. Dengan harga yang lebih kompetitif, kami berharap jumlah investor yang bertransaksi saham Perseroan akan meningkat,” ujar Edwin.
Baca juga: RMKE Rampungkan Coal Hauling Road, Angkat 3,7 Juta Ton Batu Bara hingga Juni 2025
Pelaksanaan Menunggu Jadwal Resmi
Sebelumnya, RMK Energy telah menyampaikan keterbukaan informasi mengenai rencana stock split pada 20 Mei 2026 sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan pasar modal.
Perseroan menyatakan pelaksanaan stock split akan dilakukan setelah seluruh persyaratan administratif terpenuhi. Jadwal resmi pelaksanaan akan diumumkan kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku. (*)
Editor: Yulian Saputra


