Poin Penting
- RUPS PLN 2026 menetapkan perubahan susunan direksi dan menambah posisi Wakil Direktur Utama.
- Darmawan Prasodjo tetap menjabat Direktur Utama, dengan Yusuf Didi Setiarto sebagai Wakil Direktur Utama.
- PLN membukukan laba bersih Rp7,26 triliun pada 2025 dengan pendapatan usaha mencapai Rp582,68 triliun.
Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) yang digelar Kamis (18/6), menetapkan perubahan susunan jajaran direksi perseroan.
Keputusan perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola serta keberlanjutan transformasi perusahaan listrik pelat merah ini dalam menghadapi tantangan industri ketenagalistrikan yang semakin dinamis, sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan nasional di sektor energi.
Manajemen PLN menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi yang telah mengakhiri masa tugasnya atas kontribusi dalam mendorong transformasi perusahaan, memperkuat kinerja, meningkatkan kualitas layanan, serta mendukung transisi energi nasional.
Baca juga: Bahlil Pastikan Tak Ada Mati Listrik Lagi, Meski PLN Kurang 20 Juta Ton Batu Bara
“PLN juga mengucapkan selamat kepada seluruh Direksi yang mendapatkan amanah baru. Perseroan meyakini bahwa pengalaman, kompetensi, dan kepemimpinan yang dimiliki akan semakin memperkuat langkah PLN dalam menjalankan mandat penyediaan tenaga listrik yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tulis keterangan manajemen, dikutip Jumat, 19 Juni 2026.
Susunan Direksi PLN Hasil RUPS 2026
Berdasarkan keputusan RUPS Tahun 2026, RUPS PLN menambah nomenklatur Wakil Direktur Utama (Wadirut) dan menetapkan susunan lengkap Direksi PLN saat ini sebagai berikut:
Dewan Direksi
- Direktur Utama : Darmawan Prasodjo
- Wakil Direktur Utama : Yusuf Didi Setiarto
- Direktur Legal dan Manajemen Human Capital : Nurlely Aman
- Direktur Keuangan : Sulistyo Biantoro
- Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis : Rakhmad Dewanto Haris J
- Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan : Suroso Isnandar
- Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan : Edwin Nugraha Putra
- Direktur Retail dan Niaga : M. Fahrur Rozy
- Direktur Manajemen Risiko : Denny Triyanto
- Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem : Daniel Karmel Fernando Tampubolon
- Direktur Manajemen Pembangkitan : Rizal Calvary Marimbo
- Direktur Distribusi : Arsyadany G. Akmalaputri
Baca juga: PLN Tambah 3,3 Juta Pelanggan Baru Sepanjang 2025, Total Tembus 96,2 Juta
Dengan susunan baru tersebut, PLN pun menargetkan penguatan kinerja perusahaan sekaligus mempercepat pelaksanaan transformasi bisnis dan transisi energi yang menjadi bagian dari agenda strategis nasional.
Kinerja PLN
Sementara itu, dari sisi kinerja, PT PLN (Persero) mencatatkan laba bersih senilai Rp7,26 triliun pada 2025. Pencapaian ini diraih dari pendapatan usaha yang menembus Rp582,68 triliun, naik 6,84 persen dibandingkan 2024 sebesar Rp545,38 triliun.
Sepanjang 2025, penjualan tenaga listrik PLN tercatat mencapai 317,69 Terawatt hour (TWh), meningkat 3,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 306,21 TWh.
Dari sisi pertumbuhan daya tersambung pelanggan tercatat mencapai 192.621 Megavolt Ampere (MVA), tumbuh 5,82 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 182.026 MVA.
Sementara itu, penyambungan pelanggan juga turut mengalami pertumbuhan signifikan. Saat ini, jumlah pelanggan PLN bertambah 3,3 juta menjadi 96,2 juta pelanggan pada 2025. Sehingga, pendapatan penyambungan pelanggan pada tahun 2025 mencapai Rp2,24 triliun, meningkat 28,4 persen dibandingkan tahun 2024. (*)
Editor: Yulian Saputra


