Poin Penting
- BSN membukukan laba bersih Rp473,75 miliar hingga Mei 2026, naik 40,99 persen secara tahunan.
- Pembiayaan tumbuh 22,68 persen menjadi Rp58,38 triliun, sedangkan DPK meningkat 14,68 persen menjadi Rp60,62 triliun.
- BSN memperkuat transformasi bisnis dan layanan digital untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan di industri perbankan syariah
Jakarta – Mengikuti jejak kinerja positif PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sebagai induk usaha, PT Bank Syariah Nasional (BSN) turut mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid hingga Mei 2026.
BSN berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp473,75 miliar atau meningkat 40,99 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp336,03 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan bulanan BSN yang dirilis di website resminya, pendapatan pengelolaan dana bersih tercatat sebesar Rp1,13 triliun hingga Mei 2026 atau tumbuh 25,77 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp899,69 miliar.
Baca juga: BSN dan REI Perkuat Sinergi Dorong Akselerasi Pembiayaan Hunian Syariah
Pertumbuhan kinerja BSN juga didukung oleh peningkatan pembiayaan yang disalurkan. Hingga Mei 2026, total pembiayaan BSN mencapai Rp58,38 triliun atau tumbuh 22,68 persen yoy dibandingkan Mei 2025 sebesar Rp47,59 triliun.
Sementara itu, total dana pihak ketiga (DPK) BSN tercatat mencapai Rp60,62 triliun atau meningkat 14,68 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp53,32 triliun.
Selain itu, BSN juga berhasil menjaga pertumbuhan profitabilitas operasional. Hingga Mei 2026, laba sebelum pencadangan (pre provision operating profit/PPOP) BSN mencapai Rp706,25 miliar atau meningkat 30,16 perseb yoy dibandingkan Mei 2025 sebesar Rp542,61 miliar.
Fokus Transformasi dan Layanan Digital
Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor isebelumnya menyampaikan pencapaian kinerja positif tersebut menjadi bukti bahwa proses penguatan bisnis yang dilakukan perseroan terus menunjukkan hasil yang baik meski di tengah tantangan kondisi geopolitik global.
Menurutnya, BSN akan terus menjaga momentum pertumbuhan dengan memperkuat layanan dan menghadirkan solusi keuangan syariah yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia.
“Bank BSN menegaskan komitmen untuk memperkuat transformasi bisnis, memperluas layanan digital, dan menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan syariah nasional. Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia,” ujar Alex, dikutip Jumat (19/6).
Baca juga: Bank BSN Garap Ekosistem Muhammadiyah, Bidik Jutaan Anggota dan Amal Usaha
Perkuat Fundamental Bisnis
BSN juga akan terus melanjutkan berbagai inisiatif strategis untuk memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan perbankan berbasis syariah.
Sebagai informasi, BSN telah mencatatkan kinerja impresif sejak kuartal I/2026 dan terus menjaga tren pertumbuhan positif hingga memasuki pertengahan tahun ini. (*) Ari Nugroho


