Poin Penting
- Rupiah dibuka menguat 0,26 persen ke Rp18.141 per dolar AS pada perdagangan 9 Juni 2026.
- Pengamat Ibrahim Assuaibi menilai konflik Israel-Lebanon dan laporan ledakan di Iran meredupkan harapan stabilitas kawasan serta mengganggu prospek distribusi minyak melalui Selat Hormuz.
- Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp18.180–Rp18.230 per dolar AS hari ini.
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Selasa (9/6/2026). Rupiah dibuka pada level Rp18.141 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,26 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp18.188 per dolar AS.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, tensi geopolitik kembali meningkat setelah Israel melancarkan serangan baru di Lebanon. Situasi semakin memanas menyusul laporan suara ledakan yang terdengar di sejumlah wilayah Iran.
“Menurut media lokal, ledakan dilaporkan terjadi di Teheran, Tabriz, dan Isfahan. Perkembangan ini meredupkan harapan akan berakhirnya konflik regional dalam waktu dekat serta kembalinya kelancaran distribusi minyak mentah melalui Selat Hormuz,” kata Ibrahim, Selasa 9 Juni 2026.
Baca juga: Bersama BI dan OJK, Istana Terus Monitor Rupiah usai Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Di domestik, kata Ibrahim, kekhawatiran pasar atas agenda pengeluaran besar-besaran Presiden Prabowo Subianto terhadap program politik yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa ( Kopdes) Merah Putih, membuat defisit neraca transaksi berjalan melebar. Pelebaran defisit tersebut, terjadi seiring menyusutnya surplus perdagangan Indonesia.
“Selain itu, pemerintah harus menghitung ulang dengan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang begitu besar akibat lonjakan harga minyak mentah setelah penutupan Selat Hormuz di Timur Tengah oleh Iran, sehingga kebutuhan dolar AS tinggi dan membuat hutang pemerintah semakin membengkak,” pungkasnya.
Baca juga: Dolar AS dan Kerentanan Ekonomi Nelayan Pesisir
Berdasarkan sejumlah sentimen tersebut, Ibrahim memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran Rp18.180 hingga Rp18.230 per dolar AS hari ini.
“Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp18.180 hingga Rp18.230 per dolar AS,” imbuh Ibrahim. (*)
Editor: Galih Pratama


