Poin Penting
- Rupiah menguat tipis ke Rp17.134 per dolar AS, didorong sentimen positif pasar global.
- Optimisme pasar dipicu harapan meredanya konflik AS-Iran, meski risiko masih ada dari blokade Selat Hormuz.
- Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.085-Rp17.160 per dolar AS hari ini.
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan Kamis (16/4). Rupiah dibuka di level Rp17.134 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat tipis 0,05 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp17.143 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro mengatakan, sentimen investor tetap positif. Hal ini didorong harapan meredanya konflik di Iran setelah Presiden Donald Trump menyatakan perang yang dimulai bersama Israel mendekati akhir. Pernyataan tersebut seiring kedatangan kepala angkatan darat Pakistan ke Teheran untuk membantu mengamankan perpanjangan gencatan senjata.
Namun, Selat Hormuz masih efektif tertutup akibat blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran. Kondisi ini membuat pasar tetap waspada terhadap potensi gangguan pasokan global.
Baca juga: Trump Blokade Pelabuhan Iran di Tengah Gencatan Senjata
“Iran juga memperingatkan dapat melakukan pembalasan terhadap perpanjangan blokade AS dengan menghentikan pengiriman di Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah,” kata Andry, Kamis, 16 April 2026.
Fokus Pasar ke Negosiasi dan Kinerja Korporasi
Selain itu, pasar kini menantikan kemungkinan putaran kedua perundingan AS-Iran. Negosiasi tersebut diperkirakan membahas pembukaan kembali Selat Hormuz serta aktivitas pengayaan nuklir Iran.
Baca juga: Selat Hormuz Bergejolak, Asei Beberkan Dampak ke Asuransi Perdagangan
Pada saat yang sama, perhatian investor juga tertuju pada kinerja keuangan korporasi global. Saham Bank of America naik hingga 2,5 persen setelah mencatatkan laba kuartal I yang lebih tinggi.
Sementara itu, Morgan Stanley melonjak lebih dari 5 persen usai membukukan pendapatan rekor.
“Harga emas kembali naik di atas USD4.800 per ons, pulih dari penurunan sesi sebelumnya seiring investor menilai prospek negosiasi lanjutan dan potensi kesepakatan damai jangka panjang antara AS dan Iran yang dapat membantu meredakan tekanan inflasi,” tambahnya.
Proyeksi Pergerakan Rupiah
Andry memperkirakan rupiah akan bergerak dikisaran Rp17.085 hingga Rp17.160 per dolar AS hari ini.
“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp17.085 dan Rp17.160 per dolar AS,” pungkas Andry. (*)
Editor: Yulian Saputra







