Poin Penting
- Rupiah dibuka menguat 0,25 persen ke Rp17.795 per dolar AS pada Kamis (20/8), dari penutupan sebelumnya Rp17.840
- Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menilai rupiah berpotensi menguat seiring pelemahan tajam dolar AS setelah AS berencana menggandakan operasi buyback obligasi jangka panjang.
- Rupiah diproyeksikan bergerak dalam kisaran Rp17.750–Rp17.850 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan, Kamis (20/8/2026). Rupiah dibuka pada level Rp17.795 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,25 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp17.840 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang mengalami pelemahan.
“Rupiah berpotensi menguat seiring pelemahan tajam pada dolar AS itu sendiri,” ujar Lukman, Kamis, 20 Agustus 2026.
Baca juga: BI Siapkan Jurus Jaga Rupiah dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi di 2026
Lukman menyebut, dolar AS mengalami tekanan setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana meningkatkan ukuran operasi buyback obligasi jangka panjang untuk menjaga likuiditas.
“Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback guna mendukung likuiditas obligasi jangka panjang,” tambahnya.
Baca juga: BI Optimistis Rupiah Tetap Stabil, Ini Strategi yang Disiapkan
Sementara itu, Lukman memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS.
“Rupiah akan berada di range Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS hari ini,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama


