Poin Penting
- Rupiah dibuka melemah 0,07 persen ke level Rp17.855 per dolar AS.
- Penguatan dolar AS dipicu ketidakpastian pembicaraan damai AS-Iran dan prospek suku bunga The Fed.
- Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.800-Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan Selasa (23/6/2026). Rupiah dibuka di level Rp17.855 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,07 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp17.843 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah diproyeksikan masih berpotensi melemah terhadap dolar AS yang kembali menguat.
“Rupiah diperkirakan masih akan melemah terhadap dolar AS yang kembali menguat,” kata Lukman, Selasa, 23 Juni 2026.
Baca juga: Rupiah Melemah Dipicu Lonjakan Harga Minyak dan Ancaman Trump terhadap Iran
Lukman menyebut, penguatan dolar AS dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap pembicaraan perdamaian antara AS dan Iran serta prospek kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) ke depan.
“Dolar AS menguat didorong oleh ketidakyakinan investor pada pembicaraan damai AS-Iran serta prospek suku bunga the Fed,” imbuhnya.
Baca juga: Bos BI Yakin Rupiah Bakal Menguat, Ini Penopangnya
Menurut Lukman, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
“Rupiah akan bergerak di range Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS hari ini,” pungkas Lukman. (*)
Editor: Yulian Saputra


