Poin Penting
- Pendapatan RISE naik 34 persen menjadi Rp287 miliar pada Semester I 2026.
- Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 273 persen menjadi Rp123,5 miliar.
- Segmen Industrial Park & Logistic menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan.
Jakarta – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) sebagai emiten pengembang properti membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 34 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp287 miliar pada semester I 2026.
Sejalan dengan itu, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 273 persen yoy menjadi Rp123,5 miliar. Capaian ini mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam mengoptimalkan portofolio bisnis dan menjalankan strategi ekspansi secara konsisten.
Baca juga: Gelar RUPSLB, Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Bakal Rights Issue dan Tunjuk Direksi Baru
Presiden Direktur RISE, Budi Agusti, menyampaikan bahwa kinerja positif tersebut ditopang oleh strategi Perseroan dalam membangun portofolio usaha yang terdiversifikasi.
“Diversifikasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan, memperkuat fundamental usaha, serta meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri properti,” kata Budi dalam keterangan resmi dikutip, Kamis, 30 Juli 2026.
Kawasan Industri Jadi Penyumbang Pendapatan Terbesar
Budi menjelaskan, RISE saat ini memiliki lima lini bisnis utama sebagai pilar pertumbuhan, yakni Integrated City, Community Living, Business Districts, Industrial Park & Logistic, serta Hotel, MICE & Leisure.
Baca juga: Ini Daftar 37 Saham Baru yang Masuk Kategori HSC
Adapun, pada semester pertama tahun ini, segmen Industrial Park & Logistic menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan Perseroan dengan nilai mencapai Rp157,7 miliar atau sekitar 55 persen dari total pendapatan.
Segmen tersebut juga mencatatkan pertumbuhan yang sangat signifikan, yakni 878 persen secara tahunan, yang berasal dari penjualan lahan untuk kawasan industri dan fasilitas pergudangan modern.
Hotel dan MICE Turut Topang Kinerja
Kontributor terbesar berikutnya berasal dari segmen Hotel, MICE dan Leisure yang membukukan pendapatan sebesar Rp85 miliar atau sekitar 30 persen dari total pendapatan Perseroan.
Kinerja tersebut didukung oleh meningkatnya aktivitas bisnis, penyelenggaraan berbagai event, serta pertumbuhan sektor pariwisata yang terus berlanjut.
Baca juga: Industri MICE Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 15 Persen pada 2026
Sementara itu, segmen Business Districts menyumbang sekitar Rp20 miliar atau 7 persen dari total pendapatan. Lalu segmen Community Living berkontribusi sekitar 8 persen.
Optimistis Lanjutkan Pertumbuhan
Memasuki semester kedua 2026, RISE optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan melalui sejumlah proyek strategis yang tengah dipersiapkan. Beberapa di antaranya meliputi pengembangan Tanrise Industrial Park Palembang, proyek VASA Ubud Bali, dan Tanrise Bandung. (*)
Editor: Yulian Saputra


