News Update

Rilis Produk Baru, Avram Patok Dana Kelolaan Rp1,5 Triliun

Jakarta–Avrist Asset Management (Avram) menargetkan total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar Rp1,5 triliun di tahun ini. Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dana kelolaan pada tahun lalu yang sebesar Rp800 miliar.

Diretur Avram, Hanif Mantiq mengatakan, target AUM pada tahun ini akan didukung dari reksa dana yang telah ada, ataupun dari peluncuran reksa dana baru. Pada bulan April 2017 ini, AVRAM akan meluncurkan 3 produk terbaru di antaranya, reksa dana pasar uang, reksa dana saham, dan reksa dana terproteksi.

Untuk reksa dana pasar uang (Avrist ada kas mutiara), rencananya akan diluncurkan pada 12 April 2017 dengan underlying mayoritas obligasi korporasi yang jatuh tempo di bawah 1 tahun. Pemilihan tersebut didasarkan kepada kondisi tingkat suku bunga deposito yang semakin turun karena inflasi yang cukup rendah di kisaran 3-4 persen. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

5 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

10 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

10 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

10 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

11 hours ago