Jakarta–Avrist Asset Management (Avram) menargetkan total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar Rp1,5 triliun di tahun ini. Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dana kelolaan pada tahun lalu yang sebesar Rp800 miliar.
Diretur Avram, Hanif Mantiq mengatakan, target AUM pada tahun ini akan didukung dari reksa dana yang telah ada, ataupun dari peluncuran reksa dana baru. Pada bulan April 2017 ini, AVRAM akan meluncurkan 3 produk terbaru di antaranya, reksa dana pasar uang, reksa dana saham, dan reksa dana terproteksi.
Untuk reksa dana pasar uang (Avrist ada kas mutiara), rencananya akan diluncurkan pada 12 April 2017 dengan underlying mayoritas obligasi korporasi yang jatuh tempo di bawah 1 tahun. Pemilihan tersebut didasarkan kepada kondisi tingkat suku bunga deposito yang semakin turun karena inflasi yang cukup rendah di kisaran 3-4 persen. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More
Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More
Poin Penting PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memberangkatkan 500 peserta dalam Program Mudik Gratis BUMN… Read More