Jakarta–Avrist Asset Management (Avram) menargetkan total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar Rp1,5 triliun di tahun ini. Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dana kelolaan pada tahun lalu yang sebesar Rp800 miliar.
Diretur Avram, Hanif Mantiq mengatakan, target AUM pada tahun ini akan didukung dari reksa dana yang telah ada, ataupun dari peluncuran reksa dana baru. Pada bulan April 2017 ini, AVRAM akan meluncurkan 3 produk terbaru di antaranya, reksa dana pasar uang, reksa dana saham, dan reksa dana terproteksi.
Untuk reksa dana pasar uang (Avrist ada kas mutiara), rencananya akan diluncurkan pada 12 April 2017 dengan underlying mayoritas obligasi korporasi yang jatuh tempo di bawah 1 tahun. Pemilihan tersebut didasarkan kepada kondisi tingkat suku bunga deposito yang semakin turun karena inflasi yang cukup rendah di kisaran 3-4 persen. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More