Poin Penting
- Burhanuddin Abdullah diisukan masuk bursa calon Gubernur BI pengganti Perry Warjiyo
- Mantan Gubernur BI 2003–2008 itu dinilai berpengalaman di bidang moneter dan ekonomi
- Pemerintah belum mengumumkan nama resmi calon Gubernur BI yang akan diajukan ke DPR.
Jakarta – Nama Burhanuddin Abdullah kini hangat diperbincangkan. Pria berdarah Garut, Jawa Barat ini dikabarkan bakal “CLBK (cinta lama bersemi kembali)” menjadi orang nomor satu di Bank Indonesia (BI).
Ya, kabar ini mencuat seiring dengan mundurnya Perry Warjiyo dari kursi BI-1. Sejumlah nama pun mulai dikaitkan sebagai kandidat pengganti, salah satunya adalah Burhanuddin Abdullah.
Nama Burhanuddin bukan sosok baru di dunia kebijakan moneter. Burhanuddin merupakan Gubernur BI (2003-2018). Sosoknya pun dinilai memiliki pengalaman panjang di sektor ekonomi dan keuangan, sehingga kembali masuk dalam pembicaraan publik sebagai salah satu figur yang layak diperhitungkan.
Melansir laman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Burhanuddin Abdullah lahir di Garut, Jawa Barat, pada 10 Juli 1947.
Kariernya di pemerintahan dimulai dengan menduduki berbagai posisi strategis sebelum dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada era Presiden Abdurrahman Wahid.
Karier Burhanuddin semakin menonjol ketika dipercaya memimpin BI sebagai Gubernur BI pada periode 2003 hingga 2008.
Baca juga: Danantara Masuk Orbit KSSK, Purbaya Tegaskan Tak Punya Hak Suara
Selama menjabat, ia juga menjadi Governor for Indonesia di International Monetary Fund (IMF), Washington DC, yang mewakili Indonesia dalam berbagai forum ekonomi internasional.
Di lingkungan akademik dan profesi, Burhanuddin pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) periode 2003-2006 dan kembali terpilih untuk periode 2006-2008.
Sebelum menjadi gubernur bank sentral, ia juga meniti karier di BI dengan mengisi berbagai jabatan penting, baik di dalam maupun luar negeri.
Dari sisi pendidikan, Burhanuddin merupakan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran pada 1974. Ia kemudian meraih gelar Master of Arts bidang Ekonomi dari Michigan State University, Amerika Serikat, pada 1984, serta memperoleh gelar Doktor Honoris Causa bidang Ekonomi dari Universitas Diponegoro pada 2006.
Tak hanya aktif di pemerintahan dan dunia akademik, Burhanuddin juga terlibat dalam dunia politik. Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, ia dipercaya sebagai Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
Baca juga: Thomas Djiwandono Diisukan Masuk Bursa Calon Gubernur BI, Ini Risiko yang Disorot Analis
Meski namanya kini santer disebut masuk dalam radar calon Gubernur BI, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah mengenai siapa sosok yang akan diusulkan sebagai pengganti Perry Warjiyo.
Sesuai ketentuan, calon Gubernur BI akan diajukan Presiden untuk kemudian menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI sebelum ditetapkan secara resmi. (*)


