Poin Penting
- Purbaya Yudhi Sadewa melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekjen Kemenkeu, menggantikan Heru Pambudi berdasarkan Keppres Presiden Prabowo Subianto.
- Purbaya menekankan pentingnya koordinasi dan kerja tim, serta melanjutkan fondasi yang telah dibangun pejabat sebelumnya.
- Robert dinilai memiliki pengalaman kuat dan lengkap, mulai dari kebijakan, pengawasan, hingga hubungan internasional dan penerimaan negara.
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan menggantikan Heru Pambudi pada Jumat (27/3).
Pengangkatan Robert sebagai pimpinan tinggi madya Kementerian Keuangan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No.24/TPA/2026 yang telah ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto pada 16 Maret 2026.
Purbaya berpesan agar Robert melanjutkan fondasi yang telah dibangun pejabat sebelumnya, serta memperkuat koordinasi dan kerja tim.
“Kita harus belajar berkoorinasi. Kerja tim itu yang selama ini ditunjukkan oleh Bapak Heru Pambudi, apalagi dalam posisi dia sebagai secretary general dia berhasil membentuk kerja tim yang bagus. Karena saya baru di sini waktu itu. Kalau tidak ada Bapak Heru pasti saya berantakan di hari pertama, hari kedua, hari ketiga,” ujar Purbaya dalam pelantikan Eselon I, Jumat, 27 Maret 2026.
Baca juga: Kebijakan WFH Segera Diumumkan, Purbaya Hitung Dampaknya ke Ekonomi dan Konsumsi BBM
Purbaya menegaskan, jabatan Sekretaris Jenderal menuntut konsistensi dalam prinsip kerja keras, loyalitas, dan amanah untuk melanjutkan program yang telah berjalan.
“Ini kalau saya anggapnya sebagai rotasi yang biasa saja. Itu proses yang biasa nanti Pak Heru akan menempatkan posisi yang baru, sesuai dengan perkembangan kondisi dalam beberapa bulan ke depan,” pungkasnya.
Latar Belakang Robert Marbun
Sebelum dilantik, Robet menjabat sebagai Staf Ahli bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Purbaya menilai Robert memiliki kombinasi pengalaman yang kuat, baik di bidang akademik maupun profesional, mulai dari hubungan internasional, analisis kebijakan, hingga ekonomi.
Baca juga: Masih Banyak Kendala, Purbaya Curiga Coretax Sengaja Dibuat ‘Kusut’
“Pak Robert juga datang dengan fondasi yang kuat. Beliau punya latar belakang akademik yang lengkap, hubungan internasional, policy analisis sampai ekonomi. Dari karier juga sama pernah di pengawasan dan penegakan hukum, pernah memimpin wilayah, fungsi internasional, sampai kebijakan penerimaan negara. Jadi ini kombinasi lapangan, kebijakan, dan koordinasi,” kata Purbaya. (*)
Editor: Yulian Saputra









