Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengaku akan terus memacu penciptaan para pengembang baru dan memoles layanan digital banking untuk menggarap potensi besar atau prospek properti pada tahun depan.
Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, sektor perumahan nasional pada tahun depan akan terus membaik. Penopangnya, yakni perbaikan beberapa faktor penentu pertumbuhan bisnis properti. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi yang positif, tingkat suku bunga acuan yang cenderung turun, bonus demografi, hingga pembangunan infrastruktur yang terus tumbuh.
Selain itu, lanjut Maryono, ruang bisnis sektor perumahan pun masih luas untuk dikembangkan. Hingga September 2016, kontribusi sektor perumahan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang berkisar 2,5%-2,8%. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More