News Update

Profil Siti Nurbaya Bakar, Eks Menteri LHK yang Rumahnya Digeledah Kejagung

Poin Penting

  • Rumah Siti Nurbaya Bakar digeledah Kejaksaan Agung terkait penyidikan dugaan korupsi tata kelola industri kelapa sawit, dengan status hukum sebagai saksi.
  • Siti Nurbaya merupakan birokrat senior dan Menteri LHK dua periode (2014–2024) dengan rekam jejak panjang dalam kebijakan kehutanan, lingkungan, dan sawit.
  • Total harta kekayaan Siti Nurbaya mencapai sekitar Rp6 miliar berdasarkan LHKPN terakhir 2023, didominasi aset tanah dan bangunan.

Jakarta - Rumah mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar digeledah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan kasus korupsi tata kelola perkebunan dan industri kelapa sawit periode 2015-2024.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penegak hukum menelusuri dokumen dan barang bukti. Penyidikan berkaitan dengan kebijakan sektor kehutanan dan perkebunan pada dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Hingga kini, Kejagung menegaskan status Siti Nurbaya adalah sebagai saksi. Proses penyidikan pun masih terus berjalan.

Baca juga: Masih Tunggu DPR, OJK Gandeng KLHK Siapkan Penyelenggaraan Bursa Karbon

Siti Nurbaya Bakar bukan figur baru di pemerintahan. Ia dikenal sebagai birokrat senior dengan rekam jejak panjang. Kariernya membentang dari birokrasi daerah hingga pemerintah pusat. Ia kemudian bertransformasi menjadi politisi dan menjabat menteri selama dua periode.

Birokrat Karier hingga Menteri Dua Periode

Siti Nurbaya Bakar lahir di Jakarta pada 28 Juli 1956. Ia menempuh pendidikan tinggi di Institut Pertanian Bogor (IPB). Pendidikan magisternya diselesaikan di International Institute for Aerospace Survey and Earth Science (ITC), Enschede, Belanda.

Ia kemudian meraih gelar doktor dari IPB bekerja sama dengan Siengen University, Jerman. Latar belakang akademiknya banyak berkaitan dengan perencanaan wilayah dan pengelolaan sumber daya alam.

Baca juga: Terapkan Prinsip Hijau, Pupuk Indonesia Grup Raih Penghargaan dari KLHK

Karier birokrasi Siti Nurbaya dimulai dari daerah, khususnya di Provinsi Lampung. Dari sana, ia menanjak ke level nasional. Sejumlah posisi strategis pernah diembannya, antara lain Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri dan Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Reputasinya sebagai birokrat membuatnya dikenal sebagai figur teknokrat. Ia kerap disebut memiliki pengaruh kuat di balik layar pemerintahan.

Pada 2013, Siti Nurbaya bergabung dengan Partai NasDem. Setahun kemudian, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ia menjabat posisi tersebut selama dua periode, dari 2014 hingga 2024.

Page: 1 2

Yulian Saputra

Recent Posts

Harga Beras Naik di Semua Level, Ini Data Lengkap BPS Januari 2026

Poin Penting Harga beras naik di seluruh tingkat pada Januari 2026, baik di penggilingan, grosir,… Read More

2 mins ago

Inflasi Tahunan Januari 2026 Melonjak 3,55 Persen, Ini Biang Keroknya

Poin Penting Inflasi Januari 2026 tercatat 3,55 persen (yoy), tertinggi sejak Mei 2023, naik tajam… Read More

2 mins ago

Tak Perlu Panik, Luhut Beberkan 6 Langkah DEN untuk Reformasi Pasar Modal

Poin Penting Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan investor tidak perlu panik menyikapi peringatan MSCI… Read More

24 mins ago

3 Provinsi di Sumatra Alami Deflasi Pasca Bencana

Poin Penting Tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologi—Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat—mengalami deflasi pada Januari… Read More

34 mins ago

Friderica Widyasari Dewi Buka-bukaan Soal Seleksi Calon Pimpinan OJK

Poin Penting Calon pimpinan OJK tidak berasal dari internal OJK, melainkan melalui mekanisme seleksi terbuka… Read More

2 hours ago

OJK Rilis Daftar Pindar Legal Terbaru, Simak Sebelum Ajukan Pinjaman

Poin Penting OJK mengimbau masyarakat waspada pinjol ilegal dan terus memblokir entitas keuangan tidak berizin… Read More

2 hours ago