Poin Penting:
- Tim ekspedisi BRIN menemukan cadangan emas dan mineral baru di pegunungan Papua.
- Prabowo mengajak seluruh masyarakat tetap optimistis terhadap masa depan Indonesia.
- Presiden juga mengungkap Indonesia masih memiliki cadangan batu bara, gas alam, dan CNG yang melimpah.
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkap tim ekspedisi lintas lembaga yang dipimpin Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan cadangan emas dan mineral baru di pegunungan Papua.
Temuan tersebut dilaporkan kepada Presiden hanya beberapa jam sebelum peluncuran mandatori B50 di Karawang, Kamis (9/7).
Prabowo menyebut ekspedisi ilmiah itu baru berlangsung sekitar 2-3 pekan. Meski demikian, hasil awalnya dinilai menunjukkan potensi sumber daya alam yang sangat besar.
“Ekspedisi ilmiah kita baru bekerja, kalau tidak salah, baru berjalan 2 atau 3 minggu di pegunungan Papua, tim dari BRIN dengan beberapa universitas, dibantu TNI, menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar,” kata Prabowo, dikutip Antara.
Baca juga: Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini (10/7) Anjlok Berjemaah, Layak Diborong?
Temuan Emas Jadi Alasan Prabowo Ajak Bangun Optimisme
Prabowo menilai penemuan emas dan mineral baru menjadi modal penting bagi masa depan Indonesia. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa menjaga optimisme terhadap prospek ekonomi nasional.
Menurutnya, Indonesia memiliki masa depan yang cerah jika pembangunan terus dilanjutkan. Ia juga menegaskan pentingnya memberantas korupsi, penyelundupan, narkotika, dan judi online.
“Masa depan kita sangat baik, sangat cerah. Tinggal kita sekarang merintis terus, meneruskan apa yang sudah dirintis pendahulu kita. Menjaga bangsa kita, menjaga Republik kita, menjaga kebaikan, mengurangi ketidakbaikan. Kita harus hentikan korupsi, harus kita hentikan penyelundupan, harus kita hentikan narkotika, harus kita hentikan judol (judi online),” ujar Presiden.
Prabowo Sebut Indonesia Masih Punya Cadangan Energi Besar
Selain mengungkap temuan emas, Prabowo mengatakan Indonesia masih memiliki cadangan batu bara dalam jumlah besar.
Pemerintah juga menemukan potensi gas alam baru di Blok Andaman, lepas pantai Aceh.
Ia menambahkan, cadangan gas yang besar juga berada di Masela, Maluku Barat Daya, Natuna, dan Kalimantan. Menurutnya, Indonesia juga memiliki cadangan CNG yang sangat melimpah.
“Kita masih punya ladang (gas) yang sangat besar di Masela, Maluku Barat Daya, di Natuna, di Kalimantan. Kita juga ketemukan baru saja ladang-ladang besar, dan baru kita ketahui bahwa kita punya CNG. Kalau LPG kita masih impor. CNG kita sangat banyak, sangat-sangat banyak,” ujar Presiden.
Baca juga: Kortastipidkor Polri Sita 74 Kg Emas-Valas Ratusan Miliar saat Geledah Rumah di Bogor
CNG Dinilai Bisa Jadi Alternatif LPG
Prabowo mengatakan Jawa Tengah mulai memanfaatkan CNG atau gas alam terkompresi sebagai alternatif LPG. Ia berharap penggunaan energi tersebut dapat diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Presiden, perkembangan teknologi juga membuka peluang pemanfaatan gas dari batu bara yang berada jauh di bawah permukaan tanah.
Ia menilai potensi sumber daya tersebut menjadi kekuatan Indonesia di tengah ketidakpastian global.
“CNG ada di seluruh Indonesia, dan juga sekarang diketemukan teknologi untuk membuat gas dari batu bara yang sangat dalam di bawah tanah, yang belum termanfaatkan. Saudara-saudara, di tengah krisis dunia, Indonesia ternyata punya kekuatan,” kata Prabowo.
Penemuan cadangan emas dan mineral di Papua menambah daftar potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.
Pemerintah menilai kekayaan tersebut dapat menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan energi dan ekonomi nasional. (*).
Editor: Yulian Saputra


