Poin Penting
- IKK Juni 2026 turun menjadi 117,8, namun masih berada di zona optimistis.
- Menko Airlangga menyebut penurunan dipengaruhi faktor musiman pasca-Lebaran.
- Pemerintah optimistis keyakinan konsumen kembali menguat pada kuartal III dan IV 2026.
Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) masih mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional. Meski mengalami penurunan pada Juni 2026, indeks tersebut tetap berada di atas level 100, yakni sebesar 117,8.
Airlangga menjelaskan, penurunan IKK pada Juni merupakan pola musiman yang lazim terjadi setelah momentum Ramadan dan Idulfitri.
“Survei konsumen masih di atas 100. Kemarin kan ada Lebaran, dan Lebaran tidak terjadi di setiap kuartal. Biasanya setelah Lebaran memang ada sedikit penurunan,” ujar Airlangga saat ditemui di kantornya, Jumat, 10 Juli 2026.
Baca juga: Ekonom Sarankan Belanja Negara Semester II 2026 Fokus pada Kualitas
Meski demikian, pemerintah tetap optimistis tingkat keyakinan konsumen akan kembali meningkat pada paruh kedua tahun ini.
“Nanti kita lihat menjelang kuartal III dan kuartal IV, akan naik lagi,” ungkapnya.
Optimisme Konsumen Masih Terjaga
Sebagai informasi, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juni 2026 tercatat sebesar 117,8, lebih rendah dibandingkan Mei 2026 yang berada di level 120,9.
Berdasarkan hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI), optimisme konsumen tetap terjaga karena didukung persepsi yang positif terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan.
Hal tersebut tecermin dari Indeks Kondisi Ekonomi saat Ini (IKE) yang berada di level 109,2 pada Juni 2026, meski turun dari 112,2 pada bulan sebelumnya.
Baca juga: Survei BI: Indeks Keyakinan Konsumen Turun pada Juni 2026
Kinerja IKE didukung oleh Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) sebesar 119,8, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) sebesar 101,8, dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (Durable Goods/IPDG) sebesar 105,9.
Ketiga indikator tersebut masih berada di level optimistis meski mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, masing-masing sebesar 123,2, 105,0, dan 108,3.
Ekspektasi 6 Bulan ke Depan Tetap Positif
Sementara itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi dalam enam bulan mendatang juga tetap kuat. Hal tersebut tecermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang mencapai 126,4 pada Juni 2026, meski lebih rendah dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 129,7.
Optimisme tersebut didorong oleh ekspektasi terhadap peningkatan penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan kegiatan usaha yang masing-masing tercatat sebesar 133,6, 124,4, dan 121,2. (*)
Editor: Yulian Saputra

