Poin Penting:
- Prabowo membawa pepatah lama Indonesia untuk menegaskan pentingnya persatuan Global South.
- Spirit Bandung dinilai tetap relevan bagi negara Asia dan Afrika saat ini.
- Persatuan dinilai memperkuat suara dan kepentingan negara-negara Global South di dunia.
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto membawa pepatah lama Indonesia ke panggung KTT BRICS 2026 di India. Pesan itu menjadi penegasan pentingnya persatuan negara-negara Global South menghadapi tantangan global.
Prabowo menyampaikan pesan tersebut dalam sesi terbatas bertema Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism. Forum itu berlangsung di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9).
Di hadapan para pemimpin BRICS, Prabowo mengaitkan persatuan dengan pengalaman sejarah Asia dan Afrika. Ia menilai semangat tersebut pernah menjadi kekuatan penting dalam perjuangan menuju kesetaraan.
“Ada pepatah lama di Indonesia, ‘Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh’,” ujar Presiden Prabowo dikutip Antara, Sabtu.
Baca juga: Prabowo Dorong Semua WNI Punya Rekening, Usia 17 Tahun Dapat Otomatis
Pepatah itu tidak berhenti sebagai pesan moral tentang pentingnya persatuan. Prabowo menghubungkannya dengan perjalanan negara-negara Global South memperjuangkan kepentingan bersama.
“Kearifan sederhana ini mencerminkan semangat yang menyatukan negara-negara Global Selatan, negara-negara dari Asia dan Afrika, beberapa dekade lalu di Bandung,” lanjut Presiden.
Bagi Prabowo, pengalaman tersebut masih memiliki relevansi kuat dengan kondisi dunia saat ini. Negara-negara Global South kini tampil sebagai negara setara setelah melewati sejarah panjang kolonialisme.
Prabowo Soroti Kekuatan Spirit Bandung
Spirit Bandung menjadi penghubung antara sejarah perjuangan dan posisi Global South saat ini. Pengalaman menghadapi imperialisme dan kolonialisme dinilai membentuk kepentingan bersama antarnegeri.
“Kami di Global South kini merasa suara kami didengar. Negara-negara yang baru saja meraih kemerdekaan, yang telah melawan imperialisme dan kolonialisme, kini bersatu sebagai negara yang setara,” katanya.
Persatuan tersebut dinilai memberi daya tawar lebih besar bagi negara-negara Global South. Dengan berdiri bersama, kepentingan masing-masing negara dapat diperjuangkan secara lebih kuat.
Baca juga: Prabowo Ingin Gabungkan BMKG dan Badan Geologi, Ini Respons Ketua DPR
Prabowo Tegaskan Suara Global South
Prabowo menilai persatuan membuat suara negara-negara Global South lebih mudah terdengar. Kondisi itu juga memperbesar kemampuan mereka menjaga kepentingan nasional.
“Kami memahami bahwa dengan bersatu, suara kita akan lebih terdengar. Kepentingan kita dapat lebih terlindungi dan dimajukan. Pelajaran ini tetap sangat penting,” tegas Presiden.
Pesan Prabowo di KTT BRICS menunjukkan bahwa Spirit Bandung masih memiliki arti strategis. Persatuan menjadi modal untuk menjaga kemandirian dan mendorong tatanan dunia lebih adil.
Dengan semangat tersebut, negara-negara Global South didorong memperkuat posisi bersama. Prabowo menempatkan persatuan sebagai kekuatan menghadapi tantangan sekaligus memperjuangkan kepentingan bersama. (*)
Editor: Galih Pratama


