Perubahan Iklim Sudah Terasa, Muliaman Hadad Serukan Industri Konsisten Jaga Lingkungan

Perubahan Iklim Sudah Terasa, Muliaman Hadad Serukan Industri Konsisten Jaga Lingkungan

Poin Penting

  • Green Golf Tournament 2026 menegaskan komitmen Infobank dan industri jasa keuangan untuk berperan aktif menjaga lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim dan kerusakan pesisir.
  • Kegiatan ini tidak hanya simbolis, tetapi diikuti aksi nyata penanaman mangrove untuk menahan abrasi, menyerap emisi karbon, serta mendukung ekonomi masyarakat pesisir.
  • Kolaborasi lintas sektor diperkuat melalui dukungan pendidikan di Pulau Pari dan pesan bahwa menjaga lingkungan harus menjadi praktik berkelanjutan, bukan sekadar slogan.

Jakarta – Tekanan terhadap lingkungan kian nyata. Abrasi pesisir, kerusakan ekosistem, hingga dampak perubahan iklim ekstrem menjadi ancaman yang tidak bisa lagi ditunda penanganannya.

Menjaga lingkungan kini bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab bersama yang menuntut aksi nyata dan berkelanjutan, termasuk melalui penanaman mangrove sebagai benteng alami pesisir.

Urgensi tersebut mengemuka dalam penyelenggaraan “8th Green Golf Tournament 2026” yang digelar Infobank Media Group bersama Ikatan Bankir Indonesia (IBI), Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026.

Baca juga: Gelar Green Golf Tournament 2026, Infobank Dorong Program Sosial dan Lingkungan Bersama Industri Keuangan

Ajang ini mempertemukan pelaku industri jasa keuangan dan regulator dalam satu pesan tegas: sektor keuangan harus mengambil peran aktif dalam menjaga bumi.

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman D. Hadad, menegaskan bahwa dampak perubahan iklim sudah dirasakan bersama dan menuntut konsistensi dalam menjaga lingkungan.

“Saya kira ikhtiar yang luar biasa menjaga lingkungan adalah tema kita hari ini. Kita semua merasakan dampak perubahan iklim yang perlu kita jaga bersama,” ujar Muliaman.

Ia menilai, komitmen Infobank terhadap lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan simbolis, melainkan harus menjadi praktik berkelanjutan.

“Mudah-mudahan ikhtiar Infobank ini bisa memberikan kontribusi untuk menjaga bumi kita agar semakin lestari, semakin sehat. Sambil berbisnis, kita juga harus bersosial,” katanya.

Mangrove Jadi Benteng Alami Pesisir

Turnamen golf bertema hijau ini menegaskan bahwa kompetisi hanyalah pintu masuk. Infobank Media Group bersama industri jasa keuangan menyiapkan aksi penanaman mangrove yang memiliki peran krusial menahan abrasi, menjaga garis pantai, dan menyerap emisi karbon.

Baca juga: Muliaman Hadad Dorong BUMN Bangun Agility di Tengah Ketidakpastian Global

Selain fungsi ekologis, mangrove juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat pesisir. Di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, pelestarian lingkungan terbukti membuka peluang ekowisata dan menopang mata pencaharian warga.

Dukungan Pendidikan dan Ketahanan Sosial

Karena itu, sebagian dana hasil kegiatan dialokasikan untuk mendukung pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pulau Pari. Hal ini sebagai upaya memperkuat akses pendidikan sekaligus ketahanan sosial wilayah kepulauan.

Rangkaian acara turut diisi dengan penanaman pohon trembesi secara simbolis oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, regulator, dan sejumlah pelaku industri jasa keuangan lewat pelepasan burung ke alam sebagai simbol pengembalian keseimbangan ekosistem.

Melalui Green Golf Tournament 2026, Infobank menegaskan pesan utama: menjaga lingkungan tidak bisa ditunda.

Baca juga: Jaga Kelestarian Pesisir, Maximus Tanam 40.000 Mangrove di Pulau Pari Bersama Infobank
Baca juga: Hashim Soroti Pentingnya Edukasi Publik Terkait Perubahan Iklim

Di tengah tekanan iklim dan kerusakan alam, kolaborasi dan aksi nyata menjadi kunci agar bumi tetap lestari dan generasi mendatang masih memiliki ruang hidup yang sehat. (*) Ranu Arasyki Lubis

Related Posts

News Update

Netizen +62