Dia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi di 2016 didorong oleh beberapa faktor di antaranya, pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang masih stabil yang juga diiringi oleh laju inflasi yang cukup terkendali di level 3,02%
Sementara itu, meski pemangkasan anggaran yang dilakukan pemerintah pada pertengahan 2016 lalu, dianggap kurang tepat saat kondisi itu, namun, kata dia, pertumbuhan ekonomi di 2016 diyakini masih akan lebih baik dibanding dengan 2015.
(Baca juga : Perbankan dan Pasar Modal Diminta Bersinergi Bangun Ekonomi)
“Pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan di 2016 masih bisa lebih besar dari 2015. Pemotongan ini dilakukan secara efektif, dan tidak berpengaruh besar terhadap perekonomian kita,” ucapnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More
Poin Penting KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono bersama 1 ASN dan 1 pihak… Read More
Poin Penting Baru beroperasi sejak Desember 2025, BSN langsung memposisikan diri sebagai “Banknya Para Developer”… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More