Headline

Pertumbuhan Ekonomi 2016 Diyakini Menkeu Capai Angka 5%


Jakarta–Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakini pertumbuhan ekonomi di 2016 akan lebih baik dibandingkan dengan 2015. Dirinya memproyeksikan ekonomi di 2016 akan mencapai 5%, atau lebih tinggi dari 2015 yang tumbuh 4,79%.

Menurutnya, proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2016 yang diyakini dapat mencapai 5% tersebut juga mendekati asumsi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2016) yang dipatok sebesar 5,2%.

(Baca juga : Investasi Dorong Ekonomi RI Tumhuh 5,3% di 2017)

“Diasumsikan pada kuartal IV-2016 itu kita tumbuh minimal bisa 4,7%. Di 2016 ini untuk Indonesia pertumbuhan ekonomi diperkirakan 5%,” ujarnya di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu, 18 Januari 2017.

(Berlanjut ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Semarak Berkah Ramadan: Ajukan Pembiayaan di BAF, Proses Cepat Angsuran Tepat #CicilAjadiBAF

Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More

27 mins ago

IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More

1 hour ago

Menyoal Loopholes Kredit Bank

Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More

1 hour ago

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

9 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

9 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

10 hours ago