Keuangan

Pertahankan Kinerja Positif, SG Finance Kembali Masuk Top 20 Financial Institutions 2025

Jakarta - PT Sarana Global Finance Indonesia (SG Finance) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan “Top 20 Financial Institutions Award 2025” dari The Finance, majalah bisnis digital yang berada di bawah naungan Infobank Media Group.

SG Finance menyabet penghargaan dalam ajang bergengsi tersebut untuk kategori perusahaan pembiayaan dengan aset antara Rp1 triliun hingga di bawah Rp2,5 triliun, dan menunjukkan kinerja positif selama tiga tahun terakhir.

Seremonial penyerahan penghargaan berlangsung di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, pada Selasa, 28 Oktober 2025. Penganugerahan dilakukan oleh Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto dan diterima langsung oleh Komisaris Utama SG Finance, Robertus Maria Bambang Gunawan.

Baca juga: 177 Lembaga Keuangan Dianugerahi Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2025

Dalam kesempatan tersebut, Robertus mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan yang kembali diraih oleh SG Finance.

Kami bersyukur tahun ini kembali menerima penghargaan ini. Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh tantangan, namun kami tetap berupaya mencapai target yang telah ditetapkan,” ujarnya, selepas penganugerahan.

Robertus menambahkan bahwa dinamika industri pada 2025 jauh lebih berat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Tantangan kali ini lebih kompleks, terutama karena pengaruh bisnis mining maupun otomotif dan alat berat di Indonesia,” jelasnya.

Meski menghadapi berbagai hambatan, SG Finance tetap mampu menjaga kinerja positif.

"Kami fokus menjaga rasio-rasio keuangan serta portofolio agar tetap sehat. Upaya mitigasi risiko, khususnya terhadap kredit macet, menjadi prioritas utama,” tambah Robertus.

Baca juga: Jos! Sarana Global Finance Indonesia Masuk Jajaran Top 20 Financial Institutions Awards 2024

Untuk mempertahankan kinerja tersebut, SG Finance menerapkan strategi berbasis ekosistem dan kolaborasi lintas unit bisnis.

“Kami terus berkoordinasi dengan unit bisnis lain agar risiko dapat diidentifikasi dan diminimalkan sejak awal,” katanya.

Ke depan, SG Finance berkomitmen untuk tetap tumbuh secara selektif dan berkelanjutan.

"Kami akan terus bertumbuh sambil menjaga prinsip kehati-hatian dan mitigasi risiko seminimal mungkin. Bertumbuh itu harus,” tegas Robertus.

Menutup pernyataannya, Robertus memberikan apresiasi kepada The Finance atas penyelenggaraan ajang penghargaan tersebut.

“Saya kira The Finance sangat baik. Semoga semakin maju ke depannya. Penghargaan seperti ini menjadi pemicu bagi perusahaan pembiayaan untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi industri,” tutupnya.


Pertumbuhan Laba dan Aset yang Impresif

SG Finance meraih penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2025 kategori "Perusahaan Pembiayaan Beraset Rp1 Triliun sampai dengan di Bawah Rp2,5 Triliun", yang digelar The Finance di Jakarta, 28 Oktober 2025. (Foto: Muhammad Zulfikar)

Kinerja cemerlang SG Finance tecermin dari pertumbuhan laba bersih perusahaan yang melesat tajam sepanjang 2024.

Tercatat, SG Finance berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp96,26 miliar, meningkat 55,63 persen dibandingkan 2022 yang sebesar Rp61,85 miliar.

Peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 49,41 persen, dari Rp183,15 miliar pada 2022 menjadi Rp273,65 miliar pada 2024.

Kontribusi utama terhadap pendapatan berasal dari 553 kontrak pembiayaan baru dengan nilai mencapai Rp2,28 triliun, naik 58,33 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,44 triliun.

Baca juga: Jurus SG Finance Dongkrak Kinerja Bisnis Selama 2025

Kinerja positif ini juga tercermin dari total aset SG Finance yang tumbuh menjadi Rp1,85 triliun per akhir 2024, meningkat 21,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,53 triliun.

Pertumbuhan aset tersebut terutama didorong oleh meningkatnya portofolio piutang, khususnya dari tagihan anjak piutang dan piutang sewa pembiayaan.

Peningkatan Liabilitas dan Ekuitas

Liabilitas perusahaan turut mengalami peningkatan menjadi Rp1,21 triliun, tumbuh 23 persen dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp967,61 miliar.

Hal itu mencerminkan meningkatnya kepercayaan pihak ketiga terhadap SG Finance, terutama melalui penambahan pinjaman bank.

Baca juga: SG Finance Beberkan Tantangan Penerapan Manajemen Risiko Lewat Teknologi Informasi

Sementara itu, ekuitas perusahaan mencapai Rp639,08 miliar, naik 17,72 persen dari tahun sebelumnya, sebagai hasil dari akumulasi saldo laba atas pertumbuhan keuntungan yang konsisten.

Capaian ini menegaskan posisi SG Finance sebagai pelaku multifinance yang tangguh, efisien, dan adaptif di tengah tantangan ekonomi nasional.

Perusahaan juga mampu menjaga efisiensi operasionalnya di tengah fluktuasi harga komoditas, terutama di sektor pertambangan dan penggalian yang menjadi basis utama nasabahnya. (*)

Halaman12

Page: 1 2

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

1 hour ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

14 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

15 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

15 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

21 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

22 hours ago