Persaingan Digitalisasi Ketat, Bank Mandiri Tingkatkan Fitur Livin Financial Superapp

Persaingan Digitalisasi Ketat, Bank Mandiri Tingkatkan Fitur Livin Financial Superapp

Persaingan Digitalisasi Ketat, Bank Mandiri Tingkatkan Fitur Livin Financial Superapp
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – PT Bank Mandiri Persero Tbk melihat perkembangan digitalisasi yang semakin marak dan persaingan yang begitu ketat, memacu perseroan untuk terus mengembangkan dan meningkatkan layanan digital melalui perbaikan dan terobosan baru di segmen retail dan wholesale.

Direktur Information Technology Bank Mandiri, Timothy Utama, mengatakan bahwa untuk mendukung transformasi digital tersebut Mandiri telah meluncurkan livin financial superapp pada tahun 2021 yang lalu.

“Kami mengintegrasikan seluruh financial services, juga dengan urban lifestyle ecosystem dalam satu aplikasi, jadi dalam hal desainnya livin di desain sebagai sebuah journey,” ucap Timothy dalam Webinar Infobank yang bertajuk ‘A New Competitive Landscape in the Banking and Financial Sector’, Rabu, 25 Januari 2023.

Timothy menambahkan, bahwa fokus utama dari peluncuran livin financial superapp tersebut adalah untuk membangun kapabilitas para nasabah dari kebiasaan yang konvensional menuju ke digital.

“Kami melihat dan bersyukur crowds yang kami bangun setelah satu tahun ini sangat luar biasa response dari masyarakat sangat-sangat luar biasa dalam setahun ini livin sudah di download kira kira lebih dari 20 juta,” imbuhnya.

Kemudian, dengan adanya respon yang luar biasa dari para nasabah Bank Mandiri, livin terus mengembangkan ekosistem digital, dan tidak hanya melayani masalah keuangan tetapi juga beyond banking melalui livin investment dan livin sukha di tahun 2022.

Pada livin investment para nasabah dapat melakukan investasi dimulai dari Rp100 ribu melalui tombol investasi di livin superapp untuk mendukung pertumbuhan investasi mutual fund. Lalu, untuk livin sukha diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah dari segi lifestyle.

Timothy meyakini bahwa nasabah terus memerlukan pengalaman atau fitur dari kehandalan produk Bank Mandiri, sehingga perlu adanya penguatan dalam kapabilitas, realibilitas, ketersediaan, dan keamanan.

“Untuk itu saya menjalankan terus IT kami dalam hal modernisasi teknologi di jaringan keamanan dan juga back end kami secara end to end kami akan terus bertumbuh dan berinovasi dan dapat bertumbuh secara sustainable,” ujar Timothy. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]