Poin Penting
- Pembiayaan BSI tumbuh 14,32 persen yoy menjadi Rp323 triliun pada kuartal I-2026, ditopang kuat segmen konsumer
- Produk BSI OTO mencatat pembiayaan Rp791,2 miliar (+14,60 persen yoy) dengan penjualan sekitar 4.000 unit kendaraan dalam tiga bulan pertama 2026
- Pertumbuhan didorong stimulus EV, tren kendaraan ramah lingkungan, momentum Ramadan-Idulfitri, serta promo dan skema angsuran tetap yang menarik nasabah.
Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan pembiayaan yang solid pada awal 2026. Hingga kuartal I-2026, total pembiayaan BSI tumbuh 14,32 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp323 triliun.
Secara keseluruhan, segmen konsumer menjadi kontributor terbesar dalam pertumbuhan pembiayaan BSI. Salah satu penopangnya adalah pembiayaan kendaraan melalui produk BSI OTO yang mencatatkan kinerja positif.
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy, mengatakan, pembiayaan BSI OTO mencapai Rp791,2 miliar atau tumbuh 14,60 persen yoy, dengan penjualan sekitar 4.000 unit kendaraan dalam kurun waktu tiga bulan pertama 2026.
“Angka ini menandakan bahwa sinyal positif pertumbuhan bisnis otomotif masih menggeliat ditengah kemungkinan perilaku masyarakat untuk selektif dan berhati-hati dalam membeli barang konsumsi,” ujar Kemas, dalam keterangannya, Senin, 20 April 2026.
Baca juga: Jelang Ramadan, BSI Proyeksikan Pembiayaan Kendaraan Tumbuh 10-15 Persen
Ia bilang, kondisi tersebut juga menjadi indikasi optimisme konsumen terhadap prospek ekonomi domestik. Sejumlah faktor pun dinilai turut mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan, antara lain stimulus pemerintah terkait kendaraan listrik (electric vehicle/EV), meningkatnya kesadaran terhadap kendaraan ramah lingkungan, serta momentum Ramadan dan Idulfitri yang mendorong konsumsi masyarakat.
Selain itu, berbagai program promo yang ditawarkan BSI juga berkontribusi terhadap peningkatan pembiayaan. Skema angsuran tetap hingga lunas menjadi salah satu daya tarik yang memberikan kepastian dan kenyamanan bagi nasabah dalam mengelola keuangan.
“Pertumbuhan pembiayaan kendaraan melalui BSI OTO menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan tetap tinggi, bahkan di tengah tantangan global. Kami optimistis tren ini akan terus tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dan preferensi terhadap layanan syariah yang memberikan kepastian serta kenyamanan,” bebernya.
Baca juga: BSI Bidik 300 Ribu Nasabah Ultramikro usai Gandeng PNM
Ke depan, BSI berkomitmen memperkuat penetrasi pembiayaan konsumer melalui inovasi produk, pengembangan layanan digital, serta kolaborasi strategis dengan mitra otomotif.
Perseroan juga terus menghadirkan kemudahan akses, seperti pengajuan melalui aplikasi BYOND by BSI, proses yang lebih cepat dengan dokumen sederhana, serta berbagai program promosi bagi nasabah, termasuk promo qurban dan penawaran khusus bagi nasabah payroll.
Dengan kinerja yang tetap solid, khususnya di segmen konsumer, BSI optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat secara berkelanjutan. (*)
Editor: Galih Pratama








