Jakarta–Pefindo Biro Kredit (PBK) salah satu pionir dalam industri biro kredit swasta di lndonesia telah meresmikan operasi komersialnya yang telah dimulai sejak 27 Maret 2017. Ini diyakini menandai era baru dalam infrastruktur industri keuangan nasional, terutama dalam mendorong efisiensi.
“Saat ini layanan kami sudah bisa dimanfaatkan oleh lembaga keuangan secara luas. Laporan perkreditan yang mudah dipahami dan dilengkapi skor kredit tentunya akan meningkatkan efisiensi dalam proses penilaian kelayakan aplikasi kredit baru serta mempermudah pemantauan debitor existing,” ujar Ronald T. Andi Kasim, Direktur Utama Pefindo Biro di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 8 Mei 2017.
Proses asesmen aplikasi kredit baru maupun monitoring kredit eksisting debitor oleh lembaga keuangan sudah bisa dilakukan secara lebih cepat, efisien dan mudah dengan memanfaatkan layanan biro kredit swasta.
Lebih lanjut Ronald menambahkan bahwa keberadaan Pefindo Biro Kredit merupakan wujud komitmen pihaknya dalam mendukung penguatan infrastruktur sistem keuangan nasional dan perluasan akses jasa keuangan ke masyarakat. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More
Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More