Hingga saat ini Pefindo Biro Kredit telah menghimpun lebih dari 55 anggota dari kalangan lembaga keuangan dan sekitar 18 perusahaan berbasis teknologi finansial (fintech) untuk bergabung menjadi anggota dan mitra kerjasama.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, PBK menghimpun data kredit yang bersumber dari Iembaga keuangan dan data nonkredit dari beberapa instansi publik dan Iembaga yang teIah bekerja sama sebagai sumber data. Data tersebut tersebut kemudian dioIah dan disajikan di antaranya daiam bentuk laporan dan skor yang dapat diakses oleh para anggotanya.
Sementara itu, sekitar 25 lembaga keuangan diharapkan segera bergabung dalam waktu dekat. Untuk memperoleh layanan Pefindo Biro Kredit prosesnya tergolong mudah dan fleksibel. Lembaga keuangan tinggal mengisi formulir dan melengkapi persyaratan yang ada. ”Selanjutnya layanan sudah bisa diakses melalui berbagai jenis koneksi,” tutup Ronald. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More