Poin Penting:
- Patra Jasa membukukan pendapatan Rp5,5 triliun pada 2025, tumbuh 17 persen dan melampaui target RKAP sebesar 18 persen.
- Pertumbuhan ditopang kuat oleh sektor pengembangan properti serta efisiensi pengelolaan biaya.
- Perusahaan fokus mengoptimalkan aset dan mengembangkan proyek strategis untuk menjaga kinerja berkelanjutan.
Jakarta – Anak perusahaan PT Pertamina (Persero), PT Patra Jasa mencatat kinerja positif dengan membukukan pendapatan sebesar Rp5,5 triliun sepanjang 2025. Capaian Patra Jasa ini tumbuh 17 persen dibandingkan periode sebelumnya, mencerminkan penguatan bisnis di tengah dinamika industri yang terus berkembang.
Kinerja tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025. Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit, pendapatan perusahaan juga melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 18 persen.
“Pertumbuhan yang melampaui target ini menunjukkan bahwa setiap unit bisnis memiliki daya tahan dan kemampuan untuk terus berkembang di tengah dinamika industri,” ujar VP Corporate Secretary Patra Jasa Fadjar Djoko Santoso dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (6/5/2026).
Baca juga: Kinerja Moncer, Patra Jasa Dorong Investasi Ekonomi di Sektor Properti
Kinerja Patra Jasa Ditopang Lini Properti
Pertumbuhan kinerja Patra Jasa tidak lepas dari kontribusi sejumlah lini bisnis, terutama sektor pengembangan properti yang mencatatkan peningkatan signifikan. Hal ini seiring dengan penyelesaian berbagai proyek strategis yang mendorong pendapatan perusahaan.
Selain itu, manajemen juga menekankan pentingnya pengelolaan biaya yang disiplin guna menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan efisiensi.
“Kami juga tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biaya agar sejalan dengan pertumbuhan pendapatan,” katanya.
Fondasi Keuangan Sehat untuk Ekspansi
Fadjar menilai, keberhasilan menjaga kinerja keuangan yang sehat menjadi fondasi utama bagi Patra Jasa dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan. Dengan kondisi keuangan yang solid, perusahaan memiliki ruang untuk memperkuat ekspansi dan meningkatkan daya saing.
Perseroan juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan nilai aset serta memperkuat portofolio bisnis. Upaya ini dilakukan seiring dengan peningkatan standar layanan kepada para pemangku kepentingan.
Baca juga: BI dan Bank Sentral India Perluas Kerjasama Sistem Pembayaran Hingga Pencucian Uang
Optimalisasi Aset dan Proyek Strategis
Sebagai perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 50 tahun, Patra Jasa memiliki tiga pilar bisnis utama, yaitu investasi dan pengembangan properti, hotel dan resor, serta jasa.
Saat ini, Patra Jasa mengelola berbagai aset, termasuk sembilan hotel yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, perusahaan juga mengoperasikan sejumlah properti seperti gedung perkantoran Grha Pertamina, Patra Jasa Office Tower, serta kawasan hunian Patraland Residential di Kuningan dan Balikpapan.
Ke depan, Patra Jasa fokus pada optimalisasi aset melalui pengembangan proyek strategis. Beberapa di antaranya meliputi Bobocabin Patra Parapat, Villa Kayu Patra Anyer, serta Sashta Lounge di Patra Semarang. Proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari penugasan strategis dari Pertamina.
Dengan strategi tersebut, Patra Jasa optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan sekaligus memperkuat posisi bisnisnya di industri properti dan hospitality. Kinerja Patra Jasa sepanjang 2025 menjadi bukti bahwa perusahaan mampu beradaptasi dan berkembang secara berkelanjutan. (*)
Editor: Yulian Saputra


