Boyolali–Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank tengah diajukan untuk menjadi lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini diiyakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga yang merekomendasikan Eximbank sebagai penyalur KUR baru.
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad mengungkapkan, bahwa Eximbank merupakan lembaga pembiayaan yang strategis untuk menyalurkan KUR, mengingat Eximbank adalah salah satu lembaga yang fokus pada pembiayaan di sektor Usaha Kecil dan Menangah (UKM) yang berorientasi ekspor.
“Saya kira ini bagus ya, artinya OJK melihat potensinya yang sangat strategis apalagi sekarang ada portofolio yang menurut saya masih didanai dengan non-KUR,” ujar Muliaman di Boyolali, Senin, 30 Januari 2017.
Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya berupaya agar Eximbank dapat menjadi penyalur KUR baru di 2017. Kendati demikian, keputusan untuk menjadikan Eximbank sebagai penyalur KUR baru di 2017 tergantung pada surat dari Kemenko Perekonomian yang saat ini surat pengajuan Eximbank sebagai penyalur KUR sudah disampaikan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More