OJK: Penyaluran Kredit Perbankan Di Topang Bank BUMN dan BPD

OJK: Penyaluran Kredit Perbankan Di Topang Bank BUMN dan BPD

Neraca Pembayaran RI Surplus USD5,4 Miliar di Triwulan IV-2018
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa penyaluran kredit hingga saat ini masih ditopang oleh bank-bank BUMN dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso pada paparannya.

“Perlu kami sampaikan, pertumbuhan kredit jika dilihat per kelompok banknya lebih didukung oleh Bank BUMN dan BPD. Sementara itu, Bank Umum Swasta nasional masih belum positif tumbuhnya, secara yoy masih minus -2,6%, terutama bank swasta nasional asing yang masih terkontraksi -5,9% yoy,” jelas Wimboh, Rabu, 8 September 2021.

Sebelumnya, Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) melaporkan bahwa bank-bank BUMN tetap mampu menyalurkan pertumbuhan kredit 5,4% (yoy) atau mencapai Rp2.552,91 triliun per Juni 2021. Sementara itu, BPD secara industri membukukan pertumbuhan kredit hingga 6,04% yoy atau mencapai Rp498,6 triliun per Juli 2021.

Wimboh menyebut kondisi industri keuangan dan perbankan saat ini masih stabil. Hal tersebut tercermin dari NPL yang terjaga di posisi 3,35%, rasio permodalan sebesar 24,67%, serta likuiditas perbankan yang mencukupi.

Memang, OJK tidak memungkiri bahwa beberapa sektor perekonomian belum kembali seperti semula, sehingga penyaluran kredit di beberapa sektor cukup sulit. Meskipun demikian, Wimboh mengimbau pengusaha dan perbankan untuk mencari ceruk sektor usaha yang menjanjikan selama pandemi, seperti teknologi, kesehatan, dan juga ekonomi digital. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Pilihan

viagra satış cialis

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]