Namun demikian, jelas Nurhaida, hingga saat ini kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan yang terbaik kedua di dunia.
Pada awal tahun (2016) dibuka 4.526 dan naik secara gradual hingga Juli mencapai 4.800-an dan September sekitar 5.400-an atau mengalami kenaikan signifikan sebesar 11%.
Nurhaida memandang, penurunan IHSG yang sempat mencapai 4% pasca terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS merupakan pelemahan yang bersifat sementara.
“Sekarang ini IHSG sudah naik 15% dan menjadi yang tertinggi kedua di antara bursa saham utama dunia,” jelasnya. (*)
(Baca juga: AS Butuh China untuk Gerakkan Perekonomian Dunia)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More
Poin Penting Nobu Bank catat laba Rp481,3 miliar di 2025, tumbuh 46,3% yoy. Kredit naik… Read More
Poin Penting Bank Jambi dan SMF bekerja sama senilai Rp200 miliar untuk memperkuat likuiditas KPR.… Read More
Poin Penting Indonesia dan Korea Selatan meneken kerja sama investasi senilai Rp173 triliun, hasil kunjungan… Read More