Poin Penting
- PT Bank OCBC NISP Tbk mengakuisisi aset dan liabilitas bisnis retail banking serta wealth management (IWPB) milik PT Bank HSBC Indonesia
- Akuisisi ini berpotensi mendongkrak AUM hingga 25 persen dan saldo kartu kredit lebih dari 150 persen, dengan total portofolio yang diambil alih mencapai Rp89,8 triliun
- Transaksi ditargetkan rampung kuartal II 2027, dengan OCBC memastikan proses migrasi nasabah dan karyawan berjalan lancar melalui kolaborasi erat dengan HSBC Indonesia.
Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk atau OCBC Indonesia resmi mengakuisisi aset dan liabilitas bisnis retail banking serta wealth management milik PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia). Akuisisi ini mencakup unit International Wealth and Premier Banking (IWPB) di Tanah Air.
Presiden Direktur OCBC Indonesia Parwati Surjaudaja mengatakan, langkah akuisisi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi perseroan di segmen wealth management di Indonesia.
“International Wealth and Premier Banking milik HSBC Indonesia memiliki kapabilitas yang kuat, basis nasabah yang solid, serta keahlian mendalam untuk menyediakan solusi wealth management yang komprehensif,” ujar Parwati, Senin, 4 Mei 2026.
Baca juga: OCBC Sekuritas Bakal Bawa 4 Perusahaan IPO, Apa Saja Sektornya?
Ia bilang, nasabah IWPB akan memperoleh akses langsung ke layanan wealth terpadu dari OCBC Group, termasuk private banking melalui Bank of Singapore dan produk asuransi dari Great Eastern.
Secara bisnis, akuisisi ini berpotensi meningkatkan AUM OCBC Indonesia hingga 25 persen usai transaksi rampung. Selain itu, saldo kartu kredit diproyeksikan tumbuh lebih dari 150 persen.
Adapun, penyelesaian transaksi ditargetkan rampung pada kuartal II 2027. Sementara itu, portofolio yang diakuisisi mencakup total aset kelolaan (assets under management/AUM) sebesar Rp89,8 triliun.
Nilai tersebut terdiri dari investasi nasabah di instrumen obligasi, reksa dana, dan asuransi sebesar Rp58,2 triliun, serta simpanan nasabah Rp31,6 triliun. Selain itu, terdapat pula portofolio kredit ritel kecil senilai Rp3,6 triliun.
Baca juga: OCBC Dukung Penguatan Iklim Investasi Lewat Indonesia Economic Summit 2026
Memastikan Transisi Lancar
Ia menegaskan, OCBC Indonesia akan bekerja sama secara erat dengan HSBC Indonesia untuk memastikan proses migrasi nasabah dan karyawan berjalan dengan lancar setelah penyelesaian akuisisi.
Didukung oleh rekam jejak lebih dari 85 tahun di Indonesia, perseroan juga senantiasa berkomitmen untuk selalu menjaga kepercayaan nasabah dengan menjamin dana nasabah selalu aman sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (*)
Editor: Galih Pratama



