Poin Penting
- CIMB Niaga berkolaborasi dengan Google Cloud dan Artefact menghadirkan enterprise AI agents untuk memperkuat layanan perbankan.
- Teknologi AI membantu karyawan memberikan layanan nasabah yang lebih personal, cepat, dan berbasis insight data.
- Implementasi ini mendorong efisiensi operasional sekaligus meningkatkan kualitas dan pengalaman nasabah.
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga), Google Cloud, dan Artefact meluncurkan agen AI yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman perbankan bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Kolaborasi ini menghadirkan transformasi dalam cara bank memahami dan memenuhi kebutuhan serta preferensi nasabah di berbagai titik interaksi. Dikembangkan oleh CIMB Niaga AI Center of Excellence (CoE) bersama Artefact, dengan memanfaatkan kapabilitas full-stack AI dari Google Cloud, agen ini membantu karyawan bank memberikan layanan advisory yang lebih relevan, personal, dan proaktif sesuai kebutuhan masing-masing nasabah.
“Dengan menggabungkan kapabilitas perbankan kami, enterprise AI dari Google Cloud, serta keahlian konsultasi teknis dari Artefact, kami membekali tim kami dengan tools yang memungkinkan mereka memahami kebutuhan setiap nasabah yang unik dalam jangka panjang,” ujar Head of Data Analytics and AI CIMB Niaga, Billie Setiawan, dalam keterangan resminya, belum lama ini.
Baca juga: Gandeng 27 Universitas, CIMB Niaga Perkuat Pengembangan Talenta Muda
Billie menjelaskan, kolaborasi ini akan mendukung produktivitas karyawan, menghasilkan dampak bisnis yang terukur, serta menetapkan standar baru dalam layanan perbankan yang berpusat pada manusia.
Kolaborasi ini menghadirkan dua agen utama yang dibangun di atas platform Vertex AI dari Google Cloud oleh CIMB Niaga AI CoE dan Artefact. Kedua agen ini dirancang untuk memperkuat kapabilitas karyawan CIMB Niaga dalam memberikan layanan yang lebih personal dan seamless.
Dari Data jadi Insight: Relationship Manager AI Agent
Pengelolaan kekayaan modern menuntut kemampuan untuk menyeimbangkan arus data pasar yang terus berkembang dengan tujuan keuangan masing-masing nasabah. Bagi relationship manager CIMB Niaga, memahami perubahan indikator ekonomi sekaligus memiliki pemahaman mendalam terhadap beragam portofolio produk menjadi tantangan tersendiri.
Untuk menjawab hal ini, bank menghadirkan Relationship Manager AI Agent yang dirancang sebagai mitra strategis dalam pengambilan keputusan.
Agen ini tidak hanya mengagregasi data, tetapi juga mengolah sentimen pasar harian dan tren keuangan menjadi insight yang dapat ditindaklanjuti. Dengan mengaitkan insight tersebut dengan tahapan kehidupan masing-masing nasabah—baik saat merencanakan pembelian rumah pertama maupun menyusun perencanaan pensiun lintas generasi—agen ini memberikan konteks yang dibutuhkan advisor untuk menghadirkan konsultasi yang lebih berdampak.
“Hasilnya, layanan perencanaan keuangan bertransformasi dari pendekatan yang generik menjadi model yang sangat personal, di mana setiap rekomendasi disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas nasabah yang terus berkembang,” ucap Billie.
Baca juga: Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis
Contact Center Lebih Responsif dengan AI
Selain itu, lewat kolaborasi ini, CIMB Niaga mentransformasi titik interaksi lewat Contact Center AI Agent yang berfungsi sebagai mitra intuitif dan real-time bagi tim layanan.
Berbeda dari tools contact center konvensional, agen ini bekerja berdampingan dengan karyawan selama interaksi berlangsung dan secara proaktif menampilkan informasi prosedur maupun detail produk yang paling relevan tepat pada saat dibutuhkan.
Terhubung langsung dengan sistem manajemen pengetahuan internal bank, agen ini menghilangkan kebutuhan pencarian informasi secara manual, sehingga karyawan dapat menangani pertanyaan yang kompleks dengan lebih cepat dan akurat.
Baca juga: CIMB Niaga Dukung Sertifikasi Broker Properti, Perkuat Pembiayaan KPR
Di samping itu, agen ini juga mampu mengidentifikasi pola interaksi berbasis data untuk menciptakan siklus umpan balik yang berkelanjutan. Insight yang dihasilkan kemudian digunakan untuk menyusun program pelatihan yang lebih terarah, meningkatkan standar layanan organisasi, serta memastikan kebutuhan pengalaman nasabah CIMB Niaga terpenuhi.
Didukung Sistem Pengetahuan Terpusat
Untuk memastikan agen AI secara konsisten memberikan dukungan yang akurat dan relevan sesuai kebutuhan domain bagi karyawan, CIMB Niaga melalui AI CoE bersama Artefact membangun sistem manajemen pengetahuan terpusat dengan memanfaatkan platform data-to-AI terpadu dan layanan database terkelola dari Google Cloud.
“Dengan dukungan layanan platform unggulan di industri dari Google Cloud serta keahlian rekayasa solusi dari mitra seperti Artefact, CIMB Niaga menghadirkan dukungan agen AI yang proaktif untuk mengubah kekayaan pengetahuan internal menjadi keunggulan nyata bagi karyawan,” sebut Managing Director Southeast Asia Google Cloud, Mark Micallef.
Baca juga: Google Cloud Sebut Indonesia Pasar Digital Terlengkap di Asia
Fitur semantic search yang terintegrasi semakin memperkuat sistem ini, memungkinkan karyawan untuk ‘berinteraksi’ dengan pengetahuan institusional bank melalui percakapan yang intuitif dan alami.
Teknologi ini mampu memahami maksud di balik setiap pertanyaan pengguna, sehingga dapat menyajikan jawaban yang ringkas, relevan, dan sesuai konteks dari kebijakan internal maupun dokumentasi produk secara real-time. (*) Steven Widjaja



