Sebelumnya, dirinya pernah mengatakan, bahwa BTN berencana untuk merilis produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) mikro pada awal tahun depan. Langkah yang ditempuh BTN ini bertujuan untuk mengurangi jumlah kebutuhan rumah Indonesia yng sebanyak 13,5 juta unit.
Guna melancarkan rencananya tersebut, BTN akan bekerja sama dengan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas). Di mana Perum Perumnas akan menyediakan lokasi perumahannya, dan BTN akan menyediakan pembiayaannya.
“Mapping perumahannya telah disampaikan kepada kami untuk pembiayaan perumahan,” ucap Maryono.
KPR mikro ini, kata dia, akan lebih menyasar ke kelompok masyarakat seperti nelayan atau tukang bakso yang jumlahnya dinilai cukup banyak di Indonesia. Namun, dengan jumlah yang cukup banyak tersebut, mayoritas masih belum memiliki tempat tinggal yang layak. (*)
(Baca juga: Sewa Ritel Properti Termahal di Dunia)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More
Poin Penting Nobu Bank catat laba Rp481,3 miliar di 2025, tumbuh 46,3% yoy. Kredit naik… Read More
Poin Penting Bank Jambi dan SMF bekerja sama senilai Rp200 miliar untuk memperkuat likuiditas KPR.… Read More