Ekonomi dan Bisnis

Muslim Pro Rilis Dua Fitur Anyar Sambut Ramadan, Sasar Pasar Indonesia

Jakarta – Muslim Pro, aplikasi gaya hidup Muslim, memperkenalkan dua fitur anyar kepada pengguna, yakni Deen Mode dan Ummah Pro. Kedua fitur ini dirancang untuk memperkaya pengalaman pengguna dalam menyambut bulan Ramadan sekaligus memperluas pangsa pasar di Indonesia.

Group Managing Director & CEO Bitsmedia, Nafees Khundker mengatakan, fitur Deen Mode menyediakan hitung mundur untuk ibadah penting sehari-hari seperti Iftar (berbuka puasa), Qiyam (salat malam), dan Fajr (salat subuh). Fitur ini diharapkan dapat membantu pengguna menjaga jadwal ibadah dengan tepat waktu.

“Fitur ini dikembangkan berdasarkan permintaan pengguna agar lebih interaktif selama Ramadan,” katanya, di Jakarta, Rabu, 12 Februari 2025.

Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 1 Maret 2025, Begini Tanggapan Menag Nasaruddin Umar

Sementara itu, fitur Ummah Pro menawarkan platform komunitas di mana pengguna dapat terhubung, berbagi panduan agama, dan saling mendoakan.

“Fitur ini dapat memperkuat ukhuwah di kalangan umat Muslim seluruh dunia, sehingga menjadi sarana interaksi penuh makna dan mendukung satu sama lain,” jelasnya.

Garap Pasar RI

Nafees menuturkan, Indonesia menjadi pangsa pasar yang penting bagi aplikasi Muslim Pro. Saat ini, jumlah pengguna aktif aplikasi tersebut telah mencapai 5 juta. Secara global, Muslim Pro memiliki 170 juta pengguna di lebih dari 190 negara.

Baca juga: Bukan Sebulan Penuh, Inilah Jadwal Libur Sekolah selama Ramadhan 2025 Sesuai SEB 3 Menteri

“Kami ingin menggarap pasar Indonesia dengan seluas-luasnya dan menambah pengguna sebanyak mungkin,” terangnya.

Diketahui, fitur utama aplikasi ini mendukung kebutuhan ibadah pengguna, mulai dari waktu dan pelacak salat yang akurat, azan, Al-Qur’an lengkap dengan audio, kompas kiblat, kalender hijriah, perhitungan zakat, hingga fitur tanya jawab dengan AI.

Kajian Islam untuk Generasi Muda

Sejalan dengan itu, Muslim Pro berkolaborasi dengan Kispray Kasturi menggelar kajian di Jakarta. Kajian ini akan menghadirkan Habib Husein Ja’far, ustaz yang populer di kalangan anak muda.

Acara akan berlangsung pada Minggu, 16 Februari 2025, setelah waktu zuhur di Masjid Sunda Kelapa. Kajian bertajuk Glow Up Qalbu: Cultivating Positive Habits During Ramadan ini mengajak generasi muda membangun kebiasaan baik yang diharapkan dapat menjaga kesehatan mental.

Baca juga: Hore! Pemerintah Lanjutkan Diskon Tiket Pesawat Plus Tol Sambut Mudik Lebaran 2025

Chief Supply Chain Officer (CSCO) Enesis Group, Mudjibburrahman menuturkan, kemitraan yang terjalin sangat bermakna. Seperti Muslim Pro, pihaknya ingin mendukung hal-hal baik bagi komunitas melalui iman dan ilmu agama.

“Dukungan kami terhadap kajian dan kompetisi berhadiah umrah, adalah cara kami mendorong perubahan ke arah yang positif, memperkuat spiritualitas, serta  mendekatkan mereka dalam perjalanan keimanannya, sembari ditemani keharuman mewah dan penuh berkah dari Kispray Kasturi,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

1 hour ago

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

2 hours ago

BEI Prioritaskan 49 Emiten Besar Penuhi Aturan Free Float 15 Persen

Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More

2 hours ago

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025 Capai 5,11 Persen

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More

3 hours ago

Restitusi Pajak 2026 Diperkirakan Rp270 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More

3 hours ago