News Update

MUFG Berambisi Kuasai Pasar Asean

Jakarta – The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd. (MUFG) mengaku terus menggencarkan ekspansi bisnisnya ke berbagai negara di Asia Tenggara (Asean). Salah satu langkah yang diambil ialah dengan mengakusisi 73,8% saham bank di Indonesia yakni PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon).

Chief Executive Officer (CEO) MUFG untuk wilayah Asia & Oceania Takayoshi Futae menilai, negara Indonesia merupakan pasar yang strategis di wilayah Asia tenggara.

“Indonesia adalah pasar yang krusial bagi strategi Asia & Oceania MUFG, dan investasi kami di Danamon konsisten dengan pendekatan kami dalam membangun kemitraan dengan bank-bank terkemuka untuk pertumbuhan di seluruh wilayah,” ungkap Takayoshi Futae di Jakarta, Rabu 27 Desember 2017.

Dirinya menjelaskan, pihaknya juga telah menggelontorkan dana yang cukup besar guna memperluas jangkauan bisnisnya tersebut. Tak tanggung-tanggung pihaknya telah menggelontorkan dana sekitar US$7 miliar guna ekspansi bisnis diberbagai negara di Asean.

“Selama beberapa tahun terakhir, MUFG telah menginvestasikan kurang lebih US$7 miliar di negara-negara Asean, yang menjadikan kami bank paling aktif di pasar ini. Pada tahun 2013, kami menginvestasikan 77% saham di Krungsri di Thailand dan 20% saham VietinBank di Vietnam, dan tahun lalu kami menginvestasikan 20% saham Security Bank di Filipina,” jelas Takayoshi

Takayoshi mengungkapkan, kemitraan yang terjalin tersebut telah memperluas jangkauan regional MUFG untuk lebih baik dalam melayani pelanggan di negara-negara Asean.

Takayoshi menambahkan, melalui investasi strategis di Danamon, pihaknya akan terus memperkuat jaringan di kawasan Asean, yang diciptakan melalui kemitraan dengan beberapa bank paling dinamis dan ambisius di seluruh wilayah.

“Aliansi strategis antara MUFG dan Danamon saling melengkapi. Sebagai anggota MUFG, Danamon dapat memanfaatkan jaringan global, sumber keuangan dan layanan terdiversiflkasi untuk melayani klien di Indonesia,” tukas Takayoshi. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Imbas Perang Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More

57 seconds ago

Bank Asing, Delisting, dan Rencana “Jahat” jadi Perusahaan Tertutup

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group ASING, Aseng dan Asep. Bank milik… Read More

11 mins ago

Antisipasi Mudik Lebaran 2026, ESDM Jamin Stok BBM Aman hingga 28 Hari

Poin Penting ESDM memastikan stok BBM nasional aman dengan ketahanan mencapai 27–28 hari, di atas… Read More

17 mins ago

Chubb Indonesia Gandeng Bank DBS Luncurkan Produk Asuransi Cyber Guard

Poin Penting Chubb Indonesia bekerja sama dengan Bank DBS Indonesia meluncurkan asuransi siber Cyber Guard… Read More

29 mins ago

Mau Mudik Lebaran? Ini Tips dari PLN agar Listrik di Rumah Tetap Aman

Poin Penting PLN mengimbau pelanggan memastikan instalasi listrik aman sebelum meninggalkan rumah saat mudik Idulfitri… Read More

45 mins ago

BNI Tebar ‘THR’ Dividen buat Investor, Dibayarkan 7 April 2026

Poin Penting BNI bagikan dividen Rp13,03 triliun atau Rp349,41 per saham, setara 65% dari laba… Read More

1 hour ago