Muslim couple wearing masks waving from inside the car to a woman wearing a hijab while leaving
Jakarta – Penantian panjang masyarakat Indonesia untuk melakukan mudik lebaran, kini sudah bisa dirasakan kembali, pasalnya mengingat dua tahun ke belakang pemerintah melarang masyarakat untuk melakukan mudik lebaran. Hal ini didorong oleh mulai menurunnya jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia.
Setelah absen selama dua tahun, Kemenhub memperkirakan sebanyak 85,5juta masyarakat akan melakukan mudik lebaran. Pemerintah dalam hal ini tidak serta merta mengizinkan mudik lebaran tetapi juga harus diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat. Tidak hanya itu, pemudik juga diharuskan melakukan vaksin booster dan dapat menunjukan hasil negatif swab antigen bagi pemudik yang baru melakukan vaksin dosis kedua.
Melaksanakan mudik di tengah pandemi seperti ini banyak hal yang harus diperhatikan, selain mempersiapkan kendaraan pribadi dalam kondisi baik, pemudik juga harus mempersiapkan dan menjaga kondisi kesehatan diri sebelum melakukan mudik lebaran.
Guna untuk menjaga kesehatan diri para pemudik, serta diharapkan dapat menekan angka penyebaran Covid-19, PT. Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) memberikan beberapa tips terkait kesehatan untuk para pemudik.
Diantaranya adalah menyiapkan obat-obatan pribadi maupun vitamin yang dapat menjaga imun tubuh agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan mudik lebaran. Selain obat-obatan, untuk menjaga tubuh dalam keadaan fisik yang baik selama perjalanan juga dibutuhkan asupan makanan, minuman, serta istirahat yang cukup supaya terhindar dari dehidrasi.
Mudik di tengah pandemi Covid-19, protokol kesehatan juga harus tetap dilaksanakan, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Hal ini wajib dilakukan agar selama musim libur lebaran tidak ada lagi lonjakan pasien positif Covid-19.
Tidak hanya kesehatan fisik dan protokol kesehatan yang harus dilakukan, saat lebaran tiba nanti pemudik juga harus menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi agar tidak mengonsumsi secara berlebihan, hal ini bisa diimbangi dengan memakan sayur dan buah serta memperbanyak konsumsi air putih.
Terakhir hal yang bisa dilakukan selama masa libur lebaran adalah melakukan olahraga ringan untuk menjaga kebugaran tubuh dan jantung, hal ini diupayakan agar saat masa lebaran maupun ketika waktunya kembali beraktivitas, masyarakat yang melakukan mudik tetap dalam keadaan fisik yang sehat.
Hal penting lainnya selain tips memastikan kondisi kesehatan fisik dalam kondisi baik, yaitu pemudik dapat menambahkan perlindungan ekstra bagi pemudik dan keluarga dengan memiliki produk asuransi. (*) Khoirifa Argisa Putri
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More