Poin Penting
- MSCI akan mengumumkan Global Market Accessibility Review dan Classification Review pada 19 dan 24 Juni 2026 waktu Indonesia.
- Stockbit Sekuritas memetakan empat skenario hasil review MSCI, mulai dari sangat positif hingga negatif yang berpotensi membawa Indonesia ke frontier watchlist.
- Pelaku pasar masih bersikap wait and see, tecermin dari IHSG yang melemah sekitar 1 persen pada sesi I perdagangan 18 Juni 2026.
Jakarta – Morgan Stanley Capital International (MSCI) diketahui akan mengumumkan Global Market Accessibility Review dan Classification Review masing-masing pada 18 dan 23 Juni 2026 waktu setempat atau sekitar pukul 03:30 WIB tanggal 19 dan 24 Juni 2026 waktu Indonesia.
Bersamaan dengan itu, MSCI juga akan menyampaikan perkembangan terbaru terkait perlakuan terhadap pasar Indonesia. Hal tersebut telah disampaikan dalam pemberitahuan MSCI pada April 2026.
Baca juga: MSCI Review Mei 2026: 18 Saham RI Didepak dari Indeks, Ini Daftarnya
Dalam hal ini, Stockbit Sekuritas menilai terdapat empat skenario yang berpotensi memengaruhi sentimen pelaku pasar terhadap Indonesia.
- Hasil MSCI sangat positif, jika tindakan pembekuan dicabut atau ada sinyal jelas pencabutan dan status emerging market (EM) dipertahankan
- Hasil MSCI positif, jika pembekuan dipertahankan, namun ada tone positif terkait keterbukaan dan transparansi data kepemilikan.
- Hasil netral-negatif, pembekuan dipertahankan, review diperpanjang, tanpa tone positif terkait keterbukaan data tambahan atau status quo.
- Hasil negatif, akan tecermin lebih dulu pada tone negatif pada 18 Juni, kemudian level Indonesia turun ke frontier watchlist.
Adapun pelaku pasar saat ini menanti hasil review MSCI. Hal tersebut tecermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang hingga sesi I perdagangan Kamis (18/6) melemah sekitar 1 persen.
Baca juga: Ada Sentimen BI Rate dan Review MSCI, IHSG Diprediksi Bergerak Sideways
IHSG dibuka turun ke level 6.191,89 dan sempat menyentuh posisi terendah di 6.073,72. (*)
Editor: Yulian Saputra


