Jakarta–Calon Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai perlu menjaga independensi lembaga tersebut dari segala bentuk intervensi. Panitia Seleksi yang diketuai oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati pun telah melakukan penyaringan secara ketat dari total 834 orang pelamar.
Kepada Infobank, Direktur Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menyatakan, sebagai lembaga keuangan yang membutuhkan kepercayaan dari masyarakat, tentu lembaga ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki integritas, profesional serta independen, dan punya kapabilitas dalam melindungi kepentingan publik.
Proses seleksi anggota Dewan Komisioner (DK) OJK sendiri saat ini sudah ada di DPR, di mana Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyerahkan 14 nama calon. Masing-masing posisi berisi dua nama untuk kemudian dilakukan uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test oleh DPR. Khusus untuk posisi Ketua, Jokowi telah menetapkan nama Wimboh Santoso dan Sigit Pramono.
Salah satu calon ketua DK OJK, Sigit Pramono menurut kalangan ekonom cukup mewakili kapasitas yang dibutuhkan OJK untuk tetap berjalan dalam jalur independensinya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting PINTAR BI periode kedua untuk wilayah Jawa dibuka 24 Februari 2026 pukul 08.00… Read More
Poin Penting BI mengimbau penurunan suku bunga kredit, direspons PT Bank Central Asia Tbk (BCA)… Read More
Poin Penting Penundaan 105.000 mobil dinilai melindungi industri otomotif nasional dari dampak negatif impor CBU.… Read More
Poin Penting Dugaan serangan siber Bank Jambi dinilai berisiko memicu krisis kepercayaan terhadap perbankan daerah.… Read More
Poin Penting Agrinas menyatakan siap menunda rencana impor 105 ribu kendaraan dari India mengikuti arahan… Read More
Poin Penting Saksi menyatakan tidak ada pembayaran Rp809,59 miliar kepada Nadiem Makarim dalam catatan transaksi… Read More