Mantan Dirut BNI ini mengikuti seleksi DK OJK melalui lembaga yang bernama IICD (Indonesia Institute for Corporate Directorship), sebuah lembaga nirlaba yang visinya mengembangkan dan menginternalisasikan praktik tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/ GCG) perusahaan publik (perusahaan tercatat di bursa).
Sebagai Chairman IICD, selama 8 tahun terakhir IICD giat bekerja sama dengan regulator. Dalam hal ini OJK, menyelenggarakan kegiatan pemberian penghargaan kepada perusahaan publik terbaik dalam penerapan GCG. IICD juga aktif dalam pelatihan dan loka karya mengenai penerapan GCG kepada direksi dan komisaris atau calon direksi serta komisaris perusahaan publik.
Selain itu, IICD juga aktif berpartisipasi membantu OJK dalam penyusunan GCG roadmap. Sigit dinilai ikut seleksi DK OJK tidak dalam kapasitas mewakili industri, tetapi dia adalah seorang profesional yang independen, yang non-partisan, yang sangat memahami industri keuangan.
Rekam jejak pria kelahiran Batang, Jawa Tengah 14 November 1958 itu di industri keuangan juga sangat mumpuni. Selama 32 tahun terakhir, Sigit pernah berkarir profesional di sektor perbankan, pasar modal dan IKNB. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 7 April 2026 setelah sebelumnya stabil… Read More
Poin Penting Rupiah hari ini dibuka melemah ke Rp17.076 per dolar AS (turun 0,24 persen… Read More
Poin Penting IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi ke rentang 6.745–6.849, meski skenario terbaik berpeluang menguat… Read More
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More