Mantan Dirut BNI ini mengikuti seleksi DK OJK melalui lembaga yang bernama IICD (Indonesia Institute for Corporate Directorship), sebuah lembaga nirlaba yang visinya mengembangkan dan menginternalisasikan praktik tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/ GCG) perusahaan publik (perusahaan tercatat di bursa).
Sebagai Chairman IICD, selama 8 tahun terakhir IICD giat bekerja sama dengan regulator. Dalam hal ini OJK, menyelenggarakan kegiatan pemberian penghargaan kepada perusahaan publik terbaik dalam penerapan GCG. IICD juga aktif dalam pelatihan dan loka karya mengenai penerapan GCG kepada direksi dan komisaris atau calon direksi serta komisaris perusahaan publik.
Selain itu, IICD juga aktif berpartisipasi membantu OJK dalam penyusunan GCG roadmap. Sigit dinilai ikut seleksi DK OJK tidak dalam kapasitas mewakili industri, tetapi dia adalah seorang profesional yang independen, yang non-partisan, yang sangat memahami industri keuangan.
Rekam jejak pria kelahiran Batang, Jawa Tengah 14 November 1958 itu di industri keuangan juga sangat mumpuni. Selama 32 tahun terakhir, Sigit pernah berkarir profesional di sektor perbankan, pasar modal dan IKNB. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More
Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More
Poin Penting IHSG Melemah 0,53 persen dan ditutup di level 6.989,42 dengan mayoritas saham dan… Read More