Jakarta–Calon Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai perlu menjaga independensi lembaga tersebut dari segala bentuk intervensi. Panitia Seleksi yang diketuai oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati pun telah melakukan penyaringan secara ketat dari total 834 orang pelamar.
Kepada Infobank, Direktur Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menyatakan, sebagai lembaga keuangan yang membutuhkan kepercayaan dari masyarakat, tentu lembaga ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki integritas, profesional serta independen, dan punya kapabilitas dalam melindungi kepentingan publik.
Proses seleksi anggota Dewan Komisioner (DK) OJK sendiri saat ini sudah ada di DPR, di mana Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyerahkan 14 nama calon. Masing-masing posisi berisi dua nama untuk kemudian dilakukan uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test oleh DPR. Khusus untuk posisi Ketua, Jokowi telah menetapkan nama Wimboh Santoso dan Sigit Pramono.
Salah satu calon ketua DK OJK, Sigit Pramono menurut kalangan ekonom cukup mewakili kapasitas yang dibutuhkan OJK untuk tetap berjalan dalam jalur independensinya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More