Rencana Luhut di Bali
Ide family office pertama kali diungkap Luhut pada 2024 saat menjabat Menko Marves di era Presiden Joko Widodo.
"Kami dorong Bali ini menjadi hub (pusat) untuk family office seperti di Hong Kong dan Singapura," kata Luhut dalam ajang World Water Forum (WWF) ke-10 di Nusa Dua, Bali, 18 Mei 2024.
Setelah kabinet berganti, Luhut membawa proyek tersebut ke DEN dan mengeklaim sudah mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Menteri Rosan: Target Ekonomi 8 Persen Butuh Investasi Rp13.032 Triliun
Ia menargetkan pelaksanaan dimulai sejak Februari 2025. Namun hingga kini, proyek itu belum berjalan.
Purbaya: Tak Ada Dana APBN untuk Family Office
Menkeu Purbaya menyatakan, dirinya tidak menolak ide tersebut, tapi keberatan jika proyek itu memakai uang negara.
Bendahara negara ini menegaskan APBN harus difokuskan pada program yang memberi manfaat langsung ke masyarakat.
“Saya fokus. Kalau kasih anggaran yang tepat, nanti pas pelaksananya, tepat waktu, tepat sasaran, dan enggak ada yang bocor,” tegasnya. (*)









