Di samping itu, secara nominal nilai kredit macet juga tidak mengalami peningkatan, sementara total kredit mengalami pertumbuhan. “Puncak NPL seharusnya sudah berlalu akhir tahun lalu,” katanya kepada Wartawan akhir pekan kemarin.
Baca juga: Perbankan Syariah Perlu Jaga Momentum Pertumbuhan
Lebih lanjut dirinya mengatakan, pada tahun ini diproyeksikan rasio pembiayaan bermasalah akan jauh lebih rendah dari tahun lalu. Hal tersebut terjadi seiring dengan membaiknya proyeksi pertumbuhan ekonomi.
Beberapa bank syariah yang berhasil mencatatkan penurunan NPF sendiri adalah PT Bank Syariah Mandiri (BSM). Entitas usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ini berhasil menurunkan rasio NPF-nya ke angka 5,48 persen dari sebelumnya di angka 7 persen pada 2015. Bahkan perseroan optimistis level NPF-nya bakal mampu menyentuh level 3 persen di akhir tahun ini. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More
Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More
Poin Penting Secara teknikal, IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan ke kisaran 8.440–8.503, namun tetap perlu mewaspadai… Read More
Poin Penting Ridha Wirakusumah resmi menuntaskan masa jabatan sebagai CEO INA pada 15 Februari 2026,… Read More
Poin Penting Bank Sinarmas membuka Kantor Cabang Prioritas di Kelapa Gading untuk memperkuat hubungan dengan… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More