Analisis

Menanti Kebangkitan Harga Minyak

Jakarta–Analis ForexTime Lukman Otunuga mengungkapkan harga minyak mentah WTI telah melonjak ke level tertinggi tahunan baru di atas USD53 pada awal perdagangan kemarin setelah tercapainya kesepakatan OPEC dan non-OPEC untuk memangkas produksi pada hari Sabtu lalu untuk mengatasi masalah oversuplai.

Setelah satu tahun yang penuh dengan perselisihan dan ketidaksepakatan untuk memangkas produksi, produsen non-OPEC akhirnya setuju untuk mengurangi produksinya sebesar 558.000 barel per hari – sebuah penurunan yang sangat mengesankan.

OPEC sebelumnya sudah menyepakati pemangkasan produksi sebesar 1,2 juta barel per hari bulan ini, sehingga pemangkasan produksi agregat untuk OPEC dan non-OPEC adalah sekitar 1,76 juta barel per hari. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

Dwitya Putra

Recent Posts

BEI Umumkan Evaluasi Indeks ECONOMIC30, Ini Hasilnya

Poin Penting BEI melakukan evaluasi mayor dan minor sejumlah indeks untuk periode Februari 2026, dengan… Read More

3 mins ago

Empat Alumni LPDP Kena Sanksi Kembalikan Dana Beasiswa Rp2 Miliar

Poin Penting Empat alumni LPDP telah mengembalikan dana hingga Rp2 miliar per orang karena tidak… Read More

13 mins ago

Waskita Karya Rampungkan 5 Blok Hunian Sementara di Aceh Utara

Poin Penting WSKT dan Kementerian PU bangun 5 blok Huntara di Aceh Utara, menampung hingga… Read More

17 mins ago

Mandiri Sekuritas Siap Bawa Emiten IPO dengan Free Float 15 Persen

Poin Penting OJK menetapkan free float minimum saham menjadi 15 persen, naik dari 7,5 persen,… Read More

32 mins ago

Bos BRI Kasih Bocoran Besaran Dividen Tahun Buku 2025

Poin Penting BRI membuka peluang rasio dividen 2025 lebih tinggi, didukung CAR kuat di level… Read More

56 mins ago

Grab Borong Saham Superbank Rp285,5 Miliar, Kepemilikan Jadi 15,04 Persen

Poin Penting Grab melalui A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) sebanyak 253,91 juta saham… Read More

1 hour ago