Analisis

Menanti Kebangkitan Harga Minyak

Jumlah sumur aktif di AS telah bertambah 21 sumur dengan total 498 sumur pada 9 Desember – peningkatan tertinggi sejak harga minyak melampaui USD50.

Efek optimisme saat ini yang mendukung harga minyak mungkin bersifat terbatas. Sehingga untuk angka USD60 akan menjadi level resistance yang sulit ditaklukkan pembeli di Tahun Baru ini.

“Investor dapat memanfaatkan kecurigaan dan ketidakpercayaan antar anggota kartel saat ini untuk membuat harga minyak semakin melemah di jangka yang lebih panjang. Dari sudut pandang teknikal, investor tetap memegang kendali di rentang waktu harian. Momentum bullish saat ini berpotensi mengantarkan harga minyak menuju USD55,” Jelasnya. (*)

(Baca juga: Produksi Dipangkas, Harga Minyak Masih Berpotensi Naik)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Page: 1 2 3

Dwitya Putra

Recent Posts

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

7 hours ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

7 hours ago

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

7 hours ago

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

8 hours ago

Bank Amar Bidik UMKM untuk Perkuat Ekonomi Digital

Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More

8 hours ago

DPR Minta Evaluasi Coretax dan Strategi Penguatan Penerimaan Negara

Poin Penting Evaluasi Coretax & CRM krusial untuk memastikan efektivitas digitalisasi pajak, terutama dalam menjangkau… Read More

8 hours ago