Jumlah sumur aktif di AS telah bertambah 21 sumur dengan total 498 sumur pada 9 Desember – peningkatan tertinggi sejak harga minyak melampaui USD50.
Efek optimisme saat ini yang mendukung harga minyak mungkin bersifat terbatas. Sehingga untuk angka USD60 akan menjadi level resistance yang sulit ditaklukkan pembeli di Tahun Baru ini.
“Investor dapat memanfaatkan kecurigaan dan ketidakpercayaan antar anggota kartel saat ini untuk membuat harga minyak semakin melemah di jangka yang lebih panjang. Dari sudut pandang teknikal, investor tetap memegang kendali di rentang waktu harian. Momentum bullish saat ini berpotensi mengantarkan harga minyak menuju USD55,” Jelasnya. (*)
(Baca juga: Produksi Dipangkas, Harga Minyak Masih Berpotensi Naik)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Kredit konsumen Bank Danamon tumbuh double digit di 2025, mencapai sekitar 12–15 persen,… Read More
Poin Penting BSN meluncurkan Bale Syariah by BSN sebagai mobile banking syariah terpadu untuk menjawab… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More