Jakarta–Analis ForexTime Lukman Otunuga mengungkapkan harga minyak mentah WTI telah melonjak ke level tertinggi tahunan baru di atas USD53 pada awal perdagangan kemarin setelah tercapainya kesepakatan OPEC dan non-OPEC untuk memangkas produksi pada hari Sabtu lalu untuk mengatasi masalah oversuplai.
Setelah satu tahun yang penuh dengan perselisihan dan ketidaksepakatan untuk memangkas produksi, produsen non-OPEC akhirnya setuju untuk mengurangi produksinya sebesar 558.000 barel per hari – sebuah penurunan yang sangat mengesankan.
OPEC sebelumnya sudah menyepakati pemangkasan produksi sebesar 1,2 juta barel per hari bulan ini, sehingga pemangkasan produksi agregat untuk OPEC dan non-OPEC adalah sekitar 1,76 juta barel per hari. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More
Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More
Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More
Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More